PRIORITAS, 22/8/26 (Hull): Tim promosi Hull City tampil luar biasa di kandang usai menumbangkan Manchester United (MU) 2-0 pada pertandingan Liga Inggris di MKM Stadium, Sabtu (22/8/26).
Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak bek tengah Semi Ajayi dan Nobel Mendy melalui situasi bola mati.
Kemenangan ini menjadi kejutan besar bagi Hull City sekaligus pukulan telak bagi Manchester United.
Bagi tuan rumah, kemenangan tersebut bahkan menjadi yang pertama atas Manchester United di kompetisi liga sejak 1974.
Setan Merah julukan MU tampil percaya diri, meski sebelumnya sang arsitek Michael Carrick akui hadapi tim promosi bukan merupakan keuntungan.
Hull mendominasi
Hull tampil agresif dan mendominasi ball possession. Setan Merah, tampil bertahan dan mengandalkan serangan balik. Skema ini mudah saja dipatahkan barisan belakang Hull.
Mereka berani bermain terbuka dan tidak memilih bertahan total menghadapi Manchester United. Tuan rumah bahkan mampu memenangi banyak duel dan membuat permainan berlangsung dalam tempo tinggi.
MU sebenarnya lebih dahulu menciptakan peluang. Bryan Mbeumo mendapat kesempatan pada menit ke-13 setelah menerima umpan dari sisi kiri, tetapi tembakannya mampu ditepis Konstantinos Tzolakis.
Matheus Cunha juga mencoba pada menit ke-14. Cunha memutar badan dan melepaskan tembakan kaki kiri. Namun, bola masih mengarah tepat kepada Tzolakis.
Kemudian Hull City memberi ancaman dan tekanan, akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17.
Berawal dari sepak pojok dan kemelut di kotak penalti, Senne Lammens sempat menggagalkan tembakan McBurnie.
Namun, bola muntah jatuh ke hadapan Semi Ajayi yang langsung menyambarnya untuk membawa Hull City unggul 1-0.
Manchester United mencoba membalas, tetapi Hull City terus merepotkan pertahanan lawan. Tuan rumah banyak mengandalkan umpan silang dan bola mati untuk mengancam pertahanan yang dihuni Harry Maguire dan Ayden Heaven.
Gol kedua tuan rumah tercipta pada menit ke-38. Hull City mendapatkan tendangan bebas di area berbahaya setelah Youri Tielemans melakukan pelanggaran.
Regan Slater mengirim bola ke kotak penalti dan Nobel Mendy memenangkan duel udara sebelum menanduk bola ke tengah gawang yang tidak bisa di jangkau Lammens.
Dua gol dicetak pemain bertahan
Gol tersebut membuat Hull City unggul 2-0. Menariknya, kedua gol tuan rumah sama-sama dicetak pemain bertahan melalui situasi bola mati.
MU mencoba bangkit di babak kedua. Michael Carrick kemudian memasukkan Marcus Rashford untuk menggantikan Patrick Dorgu.
Rashford langsung memberikan energi baru di sisi kiri dan beberapa kali mencoba membangun serangan bersama Luke Shaw.
Namun, perubahan tersebut belum cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. MU memang lebih banyak menguasai bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih. Umpan silang mereka berkali-kali dipatahkan pertahanan Hull City.
Carrick kemudian memasukkan Benjamin Sesko dan Kobbie Mainoo pada menit ke-67. Shea Lacey dan Diogo Dalot juga dimainkan pada menit ke-79 untuk menambah daya serang.
Manchester United terus mengepung pertahanan Hull City pada menit-menit akhir. Bryan Mbeumo memiliki peluang pada menit ke-78 setelah menerima umpan terobosan Cunha.
Akan tetapi, tembakan mendatarnya kembali digagalkan Tzolakis yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Keasikan menyerang, tuan rumah hampir menambah gol pada menit ke-80 ketika MU semakin berani meninggalkan ruang di belakang.
Namun, skor tidak berubah hingga wasit Darren England meniup peluit panjang. (P-*/Bst/wr)








