Police officers check the area of the shopping center “Zeil” next to a placard inciting to wear face masks in Frankfurt am Main, western Germany, on December 16, 2020. – Germany goes into a partial lockdown from December 16, 2020 with non-essential shops and schools to close, as Europe’s biggest economy battles to halt an “exponential growth” in coronavirus infections. (Photo by Armando BABANI / AFP)Berlin, 17/12/20 (SOLUSSInews.com) – Jerman akan menyuntikkan vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan Covid-19 pada 27 Desember.
Dilaporlan, para lanjut usia (lLansia) yang berada di panti jompo diprioritaskan untuk mendapat vaksinasi Covid-19.
Sebagai anggota Uni Eropa, Jerman harus menunggu European Medicines Agency (EMA) untuk menyetujui penggunaan vaksin tersebut. Seorang pejabat senior, Rabu (16/12/20) waktu setempat, mengatakan Uni Eropa akan memberikan persetujuan akhir untuk vaksin Pfizer-BioNTech pada 23 Desember.
“Negara bagian federal akan mulai vaksinasi pada 27 Desember,” demikian pernyataan Pemerintah Kota Berlin setelah mengikuti pertemuan dengan Menteri Kesehatan Jens Spahn dan pejabat kesehatan dari 16 negara bagian Jerman.
Kasus baru Covid-19 di Jerman terus meningkat, bahkan jumlah kematian pada Rabu (16/12/2020) yang mencapai 952 pasien merupakan rekor baru. Berdasarkan data Worldometers, Kamis (17/12/2020), jumlah kasus Covid-19 di Jerman telah mencapai 1,4 juta dan hampir 25.000 orang meninggal dunia. Jerman kini menduduki peringkat ke-12 negara-negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia.
Kondisi tersebut mendorong Kanselir Angela Merkel dan gubernur negara bagian mengumumkan karantina wilayah mulai 16 Desember hingga 10 Januari 2021. Demikian ANTARA. (S-ANT/BS/jr)