Jeda kompetisi, Carlos Perreira berbenah total skuad Madura United

Khalied Malvino
Rabu, 14 Januari 2026
BOLA 0 358
2 menit membaca


PRIORITAS, 14/1/26 (Madura): Libur paruh musim kompetisi BRI Super League 2025/2026 bukan berarti waktu untuk bersantai bagi Laskar Sape Kerrab, julukan Madura United.

Sang juru taktik, Carlos Perreira berbenah serius untuk memperbaiki performa timnya yang tengah angin-anginan. Pelatih asal Brasil ini menegaskan fokus utamanya saat ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh sebelum putaran kedua bergulir.

Melansir dari laman resmi I.League, dikutip Rabu (14/1/26), Perreira mengungkapkan tim pelatih telah mengantongi daftar masalah yang harus segera diselesaikan. Jeda kompetisi menjadi momen krusial untuk menambal lubang di lini pertahanan maupun penyerangan.


“Kami sudah punya beberapa catatan dari beberapa laga kami. Poin-poin itu sudah kami diskusikan untuk kami selesaikan. Kami lakukan ini untuk berbenah, masih ada waktu yang cukup panjang,” jelas Perreira.

Waktu yang disebut Perreira memang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pasalnya, Carlos Perreira berbenah bukan untuk laga sembarangan. Madura United kini memiliki waktu sepekan lebih untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian berat di pekan ke-18.

Lulinha dan kolega dijadwalkan bertandang ke markas “Macan Kemayoran”, Persija Jakarta. Duel panas ini akan tersaji di stadion megah Jakarta International Stadium (JIS), pada Jumat (23/1) pukul 19.00 WIB. Kesiapan mental dan taktik menjadi kunci jika ingin mencuri poin di ibu kota.

Alarm bahaya jurang degradasi

Evaluasi besar-besaran memang wajib dilakukan. Madura United saat ini tengah terpuruk di peringkat ke-14 klasemen sementara.

Dari 17 laga yang telah dilakoni pada paruh pertama, mereka hanya mampu mengoleksi 17 poin—hasil dari empat kemenangan, lima kali imbang, dan delapan kekalahan.

Posisi ini jelas tak ideal dan menyalakan alarm bahaya. Madura United hanya terpaut tujuh poin dari jurang degradasi yang menganga. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Perreira untuk mengamankan posisi.

Apalagi, moral tim sedang diuji setelah menutup paruh pertama dengan hasil mengecewakan. Dalam dua laga terakhir saja, Madura United harus menelan pil pahit kekalahan beruntun, masing-masing ditekuk Persebaya Surabaya (0-1) dan dihajar PSIM Yogyakarta dengan skor telak (0-3).

Kini, harapan suporter Laskar Sape Kerrab tertuju pada bagaimana Carlos Perreira berbenah meramu strategi jitu untuk membalikkan keadaan di sisa musim kompetisi. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan