Jannik Sinner semakin dekat dengan “Sunshine Double” usai tumbangkan Zverev di semifinal Miami Open

Wolter Rumapar
Sabtu, 28 Maret 2026
Tenis 0 274
2 menit membaca

Sinner melenggang ke final hadapi Jiri Lehecka di Miami Open 2026 (foto:ATPTour)

PRIORITAS, 28/3/26 (Miami): Petenis peringkat dua dunia asal Italia, Jannik Sinner memastikan langkah ke final Miami Open 2026.

Jannik  menumbangkan rival beratnya, Alexander Zverev dengan skor 6-3, 7-6 (4) dalam duel semifinal yang intens di Hard Rock Stadium pada Sabtu (28/3/26) Wib.

Kemenangan straight  yang diraih Sinner dalam waktu 1 jam 53 menit ini bukan sekadar tiket ke partai puncak.  Namun, mempertegas dominasi total Sinner atas Zverev dengan rekor tujuh kemenangan beruntun, sekaligus memperpanjang catatan fantastisnya: 32 set kemenangan beruntun di level ATP Masters 1000!

Sejak awal laga, kedua pemain langsung menyuguhkan pola permainan agresif. Sinner sempat terdesak oleh break point di awal set pertama. Akan tetapi,  ketenangannya menjadi kunci.

Memanfaatkan menurunnya efektivitas servis Zverev, petenis berusia 24 tahun itu  menutup kemenangan dalam dua set langsung.

“Tujuan utama saya adalah memainkan tenis terbaik. Kembali ke final sangat berarti bagi saya,” ujar juara bertahan Wimbledon tersebut. Senjata utama Sinner kali ini adalah servisnya yang mematikan, dengan torehan 15 ace dan keberhasilan menyelamatkan seluruh peluang break point yang dihadapi.

Sejarah “Sunshine Double”

Kini, Sinner berdiri di ambang prestasi langka: “Sunshine Double”. Jika berhasil mengangkat trofi di Miami, ia akan menjadi petenis putra pertama sejak Roger Federer pada 2017 yang mampu menjuarai Indian Wells dan Miami Open secara berurutan di tahun yang sama.

Tak hanya gelar, kemenangan di final juga akan memperkecil selisih poin Sinner dengan Carlos Alcaraz dalam perebutan posisi puncak peringkat satu dunia.

Hadapi  Kuda Hitam

Di partai puncak, Sinner akan ditantang oleh Jiri Lehecka, petenis Ceko yang tampil mengejutkan sebagai kuda hitam turnamen. Lehecka melaju ke final Masters 1000 pertamanya setelah mendominasi Arthur Fils dengan skor kembar 6-2, 6-2.

Meski Sinner unggul telak 3-0 dalam rekor pertemuan (head-to-head) tanpa kehilangan satu set pun, ia tetap waspada seperti dikutip Inilah.com.

“Dia pemain luar biasa dan pasti akan bermain tanpa beban,” puji Sinner terhadap lawannya. (P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025