RI diterpa isu pelemahan ekonomi, 4 bank himbara dan pemerintah kompak yakinkan publik: Fundamental tetap kokoh

Sem Muhaling
Rabu, 10 Juni 2026
EKBIS NASIONAL 0 193
3 menit membaca

PRIORITAS, 9/6/26 (Jakarta): Pemerintah dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menegaskan tidak ada pelemahan ekonomi saat ini. Kondisi perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur yang kuat dan stabil di tengah berbagai dinamika pasar keuangan global. Penegasan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti pertemuan bersama pimpinan DPR dan jajaran Himbara di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).


Prasetyo menyampaikan bahwa sektor perbankan nasional masih memiliki fundamental yang sangat baik. Menurutnya, hasil diskusi dengan para pemangku kepentingan menunjukkan kondisi ekonomi nasional tetap kuat, termasuk dari sisi industri perbankan yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian.

Ia juga mengapresiasi koordinasi yang terus dilakukan oleh pemerintah, Badan Pengelola BUMN, Himbara, serta berbagai lembaga keuangan negara dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan pasar.

Ketua Himbara: tak ada alasan untuk panik

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Himbara, Putrama Wahju Setyawan, meminta masyarakat dan pelaku pasar untuk tidak khawatir terhadap kondisi sektor perbankan maupun pasar modal nasional.


Menurutnya, kinerja bank-bank yang tergabung dalam Himbara saat ini berada pada salah satu periode terbaik. Hal itu tercermin dari pertumbuhan kredit yang rata-rata mencapai sekitar 20 persen, menunjukkan aktivitas pembiayaan dan permintaan kredit masih sangat kuat.

“Kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus,” demikian pesan yang disampaikan kepada publik untuk meredam kekhawatiran terhadap kondisi pasar keuangan saat ini. demikian seperti dilansir dari Detiknews.

DPR fasilitasi konsolidasi hadapi tantangan global

Pertemuan tersebut difasilitasi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah, DPR, regulator, dan pelaku industri keuangan dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menggelar pertemuan serupa bersama otoritas fiskal dan moneter guna mengevaluasi perkembangan ekonomi nasional, termasuk dinamika nilai tukar rupiah dan kondisi pasar keuangan. Hal ini semakin mempertegas bahwa Indonesia tidak mengalami pelemahan ekonomi.

Tak ada pelemahan ekonomi, optimis jaga pertumbuhan ekonomi

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong berbagai program strategis untuk memperkuat sektor ekonomi riil, mulai dari bidang pangan, energi, perikanan hingga hilirisasi industri. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Pemerintah juga optimistis sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor perbankan akan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia.

Pesan untuk masyarakat

Dengan kondisi permodalan perbankan yang kuat, pertumbuhan kredit yang tetap tinggi, serta koordinasi yang intensif antara pemerintah dan pelaku industri keuangan, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh sentimen negatif yang berkembang di pasar.

Pemerintah dan Himbara menilai fondasi ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kokoh untuk menghadapi berbagai tantangan eksternal dan menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang 2026. (P-*r/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan