
Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor GBK Senayan, Senin (5/1/26) bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. (Courtesy: Beritasatu.com)PRIORITAS, 6/1/26 (Jakarta): Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus merawat persatuan dan menjauhi sikap saling curiga, memfitnah, serta memecah belah. Ia menegaskan, kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak menimbulkan perpecahan.

“Ada yang mengatakan kalau bersatu itu tidak demokratis. Lho, demokrasi silakan, koreksi silakan, kritik bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak, tidak mengizinkan fitnah,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutan saat menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Tenis Indoor, kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Senin (5/1/26) malam.
Dalam perayaan Natal tahun ini yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa perayaan Natal Nasional 2025 menjadi simbol kuat harmoni kebangsaan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Presiden juga menyebut kegiatan ini merupakan bukti bahwa jati diri Indonesia sebagai bangsa yang majemuk dapat hidup rukun dan bersatu.

“Acara hari ini adalah bukti dari jati diri kita bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang multietnis, multiras, multiagama, multibudaya. Kita adalah bangsa yang sangat besar,” ujar Prabowo, sebagaimana dilansir dari Antara.
Kepala Negara juga menyinggung nilai-nilai kasih, pengampunan, dan saling menghormati yang diajarkan dalam ajaran agama, termasuk nilai yang perayaan Natal. Hal itu, tambahnya, selaras dengan semangat kebangsaan Indonesia yang berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika.
Pada akhir sambutannya Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperkuat persatuan, saling mengasihi, serta bekerja bersama demi masa depan bangsa yang damai, adil dan sejahtera.
Datang bersama Wapres Gibran
Terpantau di lokasi acara, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 19.09 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Prabowo mengenakan batik berwarna cokelat dan berpeci.
Dikutip dari Beritasatu.com, perayaan Natal Nasional 2025 diikuti sekitar 3.580 peserta dari berbagai kalangan, khususnya guru sekolah minggu, koster gereja, guru agama Kristen dan Katolik, anak yatim piatu, anak-anak sekolah minggu, hingga penyandang disabilitas.
Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Prabowo agar perayaan Natal Nasional 2025 dirayakan secara sederhana dan lebih mengutamakan pelayanan kemanusiaan, termasuk mengundang pihak-pihak yang selama ini terpinggirkan.
Di sisi panggung utama, panitia yang dipimpin Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait, menampilkan dua pohon Natal setinggi delapan meter yang terbuat dari aneka buah-buahan. Pohon Natal tersebut menjadi simbol kesederhanaan dan semangat berbagi dalam perayaan Natal tahun ini.
Perayaan Natal Nasional 2025 itu dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan jajaran Kabinet Merah Putih, di antaranya Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Menko PMK Pratikno, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji.
Selain itu, turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Kepala BRIN Arif Satria, Kepala BGN Dadan Hindayana, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (P-*/ht)

