Hadapi pengucilan total dari sistem perbankan global, Menkeu AS: Besok, seluruh Maskapai Penerbangan Iran berhenti beroperasi

Jeffrey Rawis
Selasa, 22 September 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 22/9/26 (Washington): Operasional seluruh maskapai penerbangan komersial Iran akan dihentikan secara global mulai hari Rabu (23/9/26), demikian Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengatakan.


“Pada tanggal 23 September, seluruh maskapai penerbangan Iran akan berhenti beroperasi di seluruh dunia,” ujar Bessent kepada CNBC, seraya memaparkan, garis besar sanksi sekunder yang bertujuan mengisolasi jaringan penerbangan sipil Teheran dari rute seluruh dunia.

Selanjutnya Bessent menjelaskan bahwa pusat-pusat penerbangan internasional yang melayani pesawat Iran akan menghadapi pengucilan total dari sistem perbankan Amerika.

Karena itu, dia memperingatkan operator asing tidak dapat mengisi bahan bakar pesawat, menyediakan fasilitas pendaratan, atau menjual tiket penumpang tanpa mempertaruhkan akses mereka terhadap layanan kliring dolar.


Sementara itu, para pejabat Iran tidak segera memberikan tanggapan publik terkait rencana pembatasan seluruh maskapai penerbangan tersebut.

Beri peringatan keras kepada pihak yang membantu

Selain itu, Bessent juga memperingatkan pihak ketiga yang membantu Teheran bahwa Washington telah mengidentifikasi perantara keuangan yang memfasilitasi transaksi tersebut.

“Kami telah melihat pihak-pihak yang memfasilitasi hal ini di seluruh dunia. Kami tahu siapa mereka. Mereka tahu siapa diri mereka, dan kami akan menghentikan praktik ini,” ujarnya lagi.

China terlibat

Ketika ditanya apakah pembahasan mencakup potensi penegakan aturan oleh pihak China, Bessent membenarkan bahwa masalah tersebut telah dibahas dalam pertemuan-pertemuan yang ada.

Bessent mencatat bahwa Washington melakukan “diskusi diam-diam di balik layar” dengan berbagai negara, alih-alih melakukan tindakan yang mencolok di hadapan publik.

Lalu Bessent menambahkan bahwa otoritas keuangan China, termasuk Gubernur Bank Rakyat China (People’s Bank of China), Pan Gongsheng, tetap “sangat terlibat dalam proses ini.”

Kemudian, mengenai durasi dan intensitas kampanye sanksi tersebut, Bessent tidak merinci apakah tekanan ini akan berlangsung satu minggu, satu bulan, atau enam bulan. Namun dia mencatat bahwa tekanan yang diberikan “belum pernah terjadi sebelumnya.”

Embargo penerbangan

Sebagaimana SindoNews memberitakan, embargo penerbangan ini diberlakukan saat Washington meningkatkan langkah-langkah ekonomi terhadap Teheran melalui Operation Economic Fury di tengah perang AS melawan Iran, yang kini telah memasuki bulan ketujuh.

Diketahui, perang tersebut bermula pada akhir Februari menyusul serangan terkoordinasi AS-Israel, yang memicu gangguan pelayaran di Selat Hormuz, aksi saling serang rudal yang terus-menerus di kawasan tersebut, serta tekanan yang meningkat terhadap jalur perdagangan dan keuangan Iran. (P-*/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan