Elon Musk memakai kaos bertuliskan Grokipedia, situs ensiklopedia yang baru ia luncurkan.(@elonmusk)PRIORITAS, 31/10/25 (Washington): Orang terkaya di dunia dan pemilik X (twitter), Elon Musk, meluncurkan ensiklopedia Grokipedia sebagai saingan Wikipedia.
“Seiring dengan meningkatnya Grok, demikian pula Grokipedia. Kami menanamkan prinsip-prinsip berpikir kritis dan koherensi ke dalam Grok”, kata Elon Musk di X, akun media sosialnya, seperti dikutip Beritaprioritas.com, hari Jumat (31/10/25).
Ia menyebut Grokipedia.com, sebuah ensiklopedia online (daring) berbasis crowdsourced sudah aktif dan bisa diakses siapa saja.
Musk menyebut Grokipedia dibuat dengan tujuan hanya ingin memperlihatkan seluruh kebenaran.
Elon Musk sebelumnya mengkritik pedas Wikipedia dengan mengatakan laman (situs) tersebut penuh dengan propaganda.
Ia meminta orang-orang untuk berhenti berdonasi ke laman, yang dikelola lembaga nirlaba, Yayasan Wikimedia itu.
Situs Grokipedia hadir dengan tampilan minimalis dengan hanya bilah pencarian tempat pengguna dapat mengetikkan pertanyaan.
Musk mengatakan Grokipedia.com versi 0.1 kini telah tersedia dan berjanji Versi 1.0 akan 10 kali lebih baik.
Grokipedia mengklaim memiliki 885.279 artikel. Sementara Wikipedia mengklaim ada lebih dari 7 juta artikel berbahasa Inggris dalam situsnya.
Seperti Wikipedia, pengguna dapat mencari artikel tentang berbagai topik seperti Taylor Swift, Seri Dunia bisbol, atau Istana Buckingham.
Meskipun Wikipedia ditulis dan disunting para sukarelawan, belum jelas bagaimana tepatnya artikel-artikel Grokipedia disusun, menurut Beritasatu.com.
Laporan menunjukkan situs ini didukung model xAI yang sama dengan chatbot Grok milik Musk, tetapi beberapa artikel tampaknya diadaptasi dari Wikipedia.
Yayasan Wikimedia mengungkapkan pihaknya masih dalam proses memahami bagaimana cara kerja Grokipedia.
Dalam pernyataannya, Yayasan Wikimedia menyebut Grokipedia masih tetap membutuhkan Wikipedia sebagai sumber data dengan struktur kalimat yang rapi, karena Wikipedia selama ini menjadi basis utama dalam pelatihan chatbot AI, termasuk Grok.
“Pengetahuan yang diciptakan manusia inilah yang diandalkan oleh perusahaan AI untuk menghasilkan konten. Bahkan Grokipedia membutuhkan Wikipedia untuk tetap eksis,” kata Yayasan Wikimedia.(P-Jeffry W)
No Comments