28.2 C
Jakarta
Wednesday, May 22, 2024

    Konglomerat Vietnam dihukum mati karena gelapkan dana Rp200 T

    Terkait

    PRIORITAS, 16/4/24 (Hanoi): Di Vietnam, siapa pun yang terlibat manipulasi keuangan, termasuk konglomerat, akan dihukum seberat-beratnya.

    Nah, Truong My Lan, taipan properti Vietnam, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Kota Ho Chi Minh pada Kamis (11/04/24) lalu.

    Ketua pengembang properti Van Thinh Phat (VTP) Group yang ditangkap pada tahun 2022 itu dinyatakan bersalah atas penggelapan, penyuapan, dan melanggar peraturan perbankan.

    Kasus ini disebut merupakan terbesar yang pernah terjadi di Vietnam, dan salah satu skandal korupsi paling signifikan di Asia Tenggara.

    Media lokal VnExpress menuturkan, Lan dituduh mengendalikan Saigon Commercial Bank secara ilegal dan menggunakan perusahaan cangkang untuk mendapatkan lebih dari 2.500 pinjaman untuk dirinya dan kaki tangannya.

    Meskipun Lan tidak secara langsung memegang kekuasaan eksekutif di bank tersebut, dia memiliki kendali yang signifikan. Di mana The Guardian melaporkan, Lan memiliki 91,5 persen saham bank tersebut melalui pihak ketiga dan perusahaan cangkang.

    Gelapkan Rp200,87 triliun

    Berdasarkan laporan AP dan Bloomberg, jaksa mengatakan, selama satu dekade, Lan menggelapkan 12,5 miliar Dollar AS atau setara Rp200,87 triliun (kurs Rp 16.069), sekitar tiga persen dari PDB Vietnam pada tahun 2022.

    Namun, menurut VnExpress, jaksa menambahkan, perkiraan kerugian yang ditimbulkan pada bank akibat penipuan tersebut berjumlah lebih banyak, sekitar 27 miliar Dollar AS atau setara Rp432,2 triliun.

    Dengan putusan tersebut, menurut BBC News, Lan harus mengembalikan sejumlah uang tersebut sebagai kompensasi, yang menurut jaksa penuntut sangat kecil kemungkinannya.

    Selain itu, AP melaporkan, Lan juga dituduh menyuap pejabat pemerintah untuk menutupi penipuan dan pelanggaran peraturan perbankan.

    Seorang anggota keluarga mengatakan kepada Reuters, Lan berencana mengajukan banding atas putusan tersebut.

    Meskipun jaksa mengidentifikasi Lan sebagai pemimpinnya, orang-orang lain yang terlibat juga akan dihukum.

    VnExpress melaporkan, mantan eksekutif di Saigon Commercial Bank telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, bersama dengan seorang tokoh senior di bank sentral Vietnam.

    Anggota keluarga juga terlibat. Suami Lan, Eric Chu, dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara karena membantu istrinya, sementara keponakannya, Truong Hue Van, dijatuhi hukuman 17 tahun. Demikian dilansir Kompas.com. (P-KC/jr) — foto ilustrasi istimewa

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini