Dr Dicky Poluan tetap Ketum Gabungan Pengusaha Merah Putih Indonesia (Gapempi): Setia jalankan amanat GPPMP

Selvijn MJR
Selasa, 31 Maret 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 31/3/26 (Jakarta): Melalui dua kali pertemuan (Senin, 30/3/26 dan Selasa, 31/3/26), baik secara ‘on site’ maupun ‘on line, jajaran pimpinan/Pengurus Harian, serta dihadiri unsur Dewan Pembina maupun Dewan Pengawas, juga unsur Dewan Pimpinan Daerah (Depidar), Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN), termasuk DPP Gerakan Penerus Perjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP), akhirnya sepakat tetap mempercayakan jabatan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Gabungan Pengusaha Merah Putih Indonesia (Gapempi) kepada Dr Dicky Daniel Poluan. Itu kesepakatan utama pertama.

Kesepakatan utama kedua, ialah, menegaskan Gapempi tetap sebagai salah satu organisasi ‘in-body’ GPPMP. “Gapempi tidak boleh lupa ‘bidan’ yang melahirkannya. Gapempi itu dideklarasikan, dibentuk dan didirikan oleh DPP GPPMP di bawah kepemimpinan Ketum-nya, Dr Jeffrey Rawis, Sekjen Tedy Matheos, SE, MM bersama jajarannya, pada 14 Februari 2021,” tandas Dicky Poluan, seorang pebisnis tulen yang tumbuh berkembang di lingkup usaha keluarga Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo (ayahanda tercinta Presiden Prabowo Subianto), hingga di grup milik Hashim Djoyohadikusumo (adik Presiden Prabowo).

Jajaran pengurus

Dicky didampingi Drs Hencky Luntungan, MSi sebagai Ketua Harian, Ellen Kosegeran, Hatta Soeratinoyo, SE, MM, John Tumiwa, MBA, Jackson Kumaat, MBA, dkk di jajaran Waketum, lalu Moudy Li tu’uran (Sekjen) bersama Drs Wilson Lumi, Ir Tommy Rompas, MH, Vera Sanger, BSc dkk sebagai Wasek, serta Dr Liesye Sinulingga, Debby Mukuan dkk di posisi usaha, logistik dan perbendaharaan.

Selain itu, ada beberapa Ketua Kompartemen, di antaranya Michael Dotulong, SH, MH, Lucky Umboh, SE, Chacha Putri Manoppo Chang, SE, Fernando Repu, SE, MM, Yan Kaunang, SE, Ir Moh Ikhsan, Andrew Mandolang, SE, Michael Lontaan dkk.

Sevisi dan jalankan amanat perjuangan GPPMP

Ducky kepada Beritaprioritas.com, Selasa (31/3/26) usai pertemuan, menegaskan pula, Gapempi itu harus selalu sevisi dengan GPPMP sekaligus menjalankan amanat perjuangannya, yakni, menggelorakan Jiwa-Semangat-Nilai (JSN), khususnya di bidang dunia usaha, yakni mendinamisasi ekonomi rakyat dengan prinsip berdikari serta rendah hati.

Karena loyalitas dan tekadnya itu juga, sehingga dejumlah Depidar Gapempi dan PPLN tetap mendukung Dicky Poluan.

Adapun para pentolan Depidar Gapempi itu, antara lain Ferry Rende (Sulut), Didie Wurangian (Kaltim), Tommy Rompas (Jakarta), Nouvry Rondonuwu (Surabaya), Robby Rawis (NTT), Chris Keintjem (Papua Selatan), May Kawilarang (Papua Barat), Vivery Runtuwene (Papua), Ferry Kumayas (Bali), Eliazar Tahapary (Maluku)  Christian Laihad (Jabar), Marthen Wulur (Jateng), Roy Moningka (Banten), Langke Yusuf (DIY), Noldy Wuisan (Kaltara), Frangky Karwur (Sulteng), Isye Emor (Kepri), John Umboh (Riau), Jo Octavianus (Kalbar), dan Revky Karouwan (Gorontalo).

Sedangkan unsur PPLN Gapempi, di antaranya Max Pattyranie (Washington State/West Region of USA), Jouke Setlight (New York/East Region of USA), Johny Galag (Japan), Felix Lo (Singapore) dan Marlita Korua (Australia).

Diskusi Prabowonomic dan ‘Visit Bussines’

Depinas Gapempi di bawah kepemimpinan Dicky Poluan juga segera melakukan sejumlah gerakan, di antaranya:

1. Menyiapkan gelaran Diskusi Kebangsaan ttg Prabowonomics;

2. Menjaring ratusan ribu UMKM untuk membangun sinergitas serta kolaborasi bisnis dengan tujuan ekspor;

4. Menggelar “Bussiness Gathering” bersama ‘Sulut Diaspora’;

3. Melakukan “Bussiness Visit” ke San Fransisco, Los Angeles, New York , Washington, untuk menggelar pameran produk UMKM (tekstil, garmen, ‘handicraft’, herbal) plus ‘fashion show’.

“Dalam pergerakan ke depan, kami juga berjuang bersama Koperasi Merah Putih Menang (KMPM) sebagai sesama organ ‘in body’ GPPMP. Kiranya TUHAN menyertai segala upaya dan usaha kami bersama,” ujar Dicky Poluan yang juga mengajak soliditas kerja sama tim serta membsngun ‘espirit de corps’. (P-se)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025