Di Hari Kemerdekaan AS 4 Juli, Trump dan Putin bicara hampir 90 menit

Jeffrey Rawis
Senin, 6 Juli 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 6/7/26 (Washington): Hampir sekitar 90 menit, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hati Sabtu (4/7/26) waktu setempat, atau Minggu (5/7/26) WIB, saat AS merayakan Hari Kemerdekaan yang ke 250 tahun secara meriah.

Secara pribadi, demikian Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia menjelaskan, Putin mengucapkan selamat kepada Trump “dan seluruh rakyat Amerika pada hari libur penting ini” yang peringatan 250 tahun deklarasi kemerdekaan AS tersebut.

Lalu dipaparkan, Trump telah “menegaskan kembali kesediaannya untuk memfasilitasi penghentian permusuhan sesegera mungkin” dalam konflik Ukraina yang berkepanjangan itu.

Percakapan keempat di 2026

Adapun percakapan itu adalah yang keempat kalinya tahun ini dan “bersifat profesional dan sangat konstruktif,” kata Kemenlu.

“Pihak Rusia sekali lagi menekankan preferensi untuk resolusi politik dan diplomatik terhadap konflik tersebut,” menurut kementerian luar negeri Rusia.

Namun, Ukraina dan para pendukungnya di Eropa disebut mengandalkan perpanjangan dan bahkan peningkatan konflik.

“Presiden kami telah menguraikan realitas situasi di medan perang, di mana Angkatan Bersenjata Rusia maju dengan percaya diri,” kata kementerian itu lagi, dikutip media.

Zelensky mengaku juga bicara dengan Trump

Sementara itu CNN memberitakan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, ia juga telah melakukan “percakapan yang sangat baik” dengan Trump pada Sabtu itu.

“Ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini, dan tekad Amerika sangat menentukan,” kata Zelensky lagi.

Dalam pada itu, Rusia mengklaim bahwa pasukannya sekarang menguasai kota penting Kostyantynivka di wilayah Donetsk, Ukraina timur.

“Itu hanyalah kebohongan Rusia lainnya, upaya untuk menciptakan semacam berita,” kata Zelensky pada Sabtu lalu.

Sebagaimana dilansir CNN Indonesia, militer Ukraina mengatakan pada Sabtu, kelompok-kelompok kecil tentara Rusia telah menyusup ke kota tersebut, tetapi operasi penanggulangan sabotase masih berlangsung hingga sekarang. (P-*/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025