
Ilustrasi buah kiwi. (Courtesy: iStockphoto)PRIORITAS, 5/8/26 (Jakarta): Asupan buah tertentu diketahui berperan dalam menjaga fungsi sistem pencernaan. Kandungan serat serta senyawa bioaktif di dalamnya dapat membantu menciptakan lingkungan usus yang lebih sehat.

Melansir dari Health, buah yang mendukung kesehatan usus umumnya mengandung dua jenis serat, yakni larut dan tidak larut. Serat larut berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik yang kemudian menghasilkan asam lemak rantai pendek untuk membantu menjaga lapisan usus dan meredakan peradangan. Sementara itu, serat tidak larut berperan dalam memperlancar pergerakan usus.
Selain serat, beberapa buah juga mengandung polifenol yang dapat meningkatkan keragaman mikrobiota usus dan membantu melindungi saluran cerna.
Buah beri seperti raspberry dan blackberry termasuk yang direkomendasikan karena mengandung kombinasi serat dan polifenol. Kandungan tersebut berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri baik sekaligus mendukung proses pencernaan.

Kiwi juga menjadi pilihan karena seratnya mampu menyerap air dan membantu melunakkan feses. Penelitian pada 2023 menunjukkan konsumsi dua buah kiwi setiap hari selama empat minggu dapat meningkatkan frekuensi buang air besar pada penderita sembelit kronis.
Pepaya dikenal mengandung enzim papain yang membantu pemecahan protein dalam tubuh. Selain itu, buah ini juga kaya vitamin C, karotenoid, dan serat yang berpotensi mendukung kesehatan saluran pencernaan.
Alpukat termasuk buah dengan kandungan serat tinggi, baik larut maupun tidak larut. Kombinasi ini membantu menjaga keteraturan buang air besar sekaligus mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
Apel juga menjadi salah satu pilihan karena mengandung serat larut dan polifenol yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Konsumsi apel bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal.
Selain itu, pir mengandung serat serta sorbitol, yaitu gula alami yang membantu menarik air ke dalam usus sehingga mempermudah proses buang air besar, terutama bagi individu yang sering mengalami sembelit.
Rekomendasi konsumsi buah harian juga disampaikan oleh American Heart Association. Organisasi tersebut menyarankan orang dewasa untuk mengonsumsi sekitar dua porsi buah setiap hari.
Buah segar maupun beku dinilai memiliki kandungan gizi yang relatif setara. Mengombinasikan buah dengan sumber protein seperti yogurt atau selai kacang juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga kestabilan gula darah. (P-Khalied M)

