
Arsip foto—Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyampaikan keterangan terkait penanganan kasus pidana di Jakarta, Kamis (2/10/25). (Courtesy of Antara)PRIORITAS, 8/2/26 (Jakarta): Polisi mengusut kasus penyiraman air keras antar pelajar di Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/26) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa itu terekam video dan menyebar di media sosial, mendorong penyelidikan aparat untuk menelusuri pelaku serta rangkaian kejadian.
Penyelidikan berfokus pada rekaman visual dan informasi lapangan. Polisi menjalankan proses hukum dengan pendekatan kehati-hatian.
Seluruh pihak terlibat berstatus anak di bawah umur. Pendalaman terus berjalan untuk memastikan peran tiap pihak dalam insiden tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyampaikan penyidik telah mengamankan dan menganalisis video sebagai bahan awal penyelidikan. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku beserta kendaraan saat kejadian.
“Kami sudah menangani dan melakukan penyelidikan, termasuk menganalisis video di media sosial,” kata Roby saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (8/2/26)
“Kami juga sudah mengetahui identitas, tapi ini masih kemungkinan, baik dari pelaku maupun kendaraannya,” sambungnya.
Polisi melakukan koordinasi dengan korban. Salah satu korban mengalami luka dan cedera pada bagian mata akibat siraman air keras.
Korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit dan kini berada di rumah. Pemeriksaan belum dilakukan karena kondisi korban.
Penanganan perkara dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat. Seluruh tahapan mengikuti prosedur peradilan anak.
Dalam video di media sosial, tiga pelaku terlihat berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Pelaku menyiapkan air keras sebelum mendekati korban. Korban melaju bersama dua rekannya dari arah berlawanan.
Motor pelaku memotong jalur korban. Salah satu pelaku menyiramkan air keras lalu melarikan diri. Korban tampak memegang mata sambil menjauh dari lokasi. (P-Khalied M)

