BPDP resmi buka Grant Riset 2026, dorong transformasi inovasi perkebunan nasional

2 menit membaca

PRIORITAS, 17/4/2026 (Jakarta): Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali membuka Program Grant Riset 2026 sebagai upaya strategis memperkuat sektor perkebunan nasional berbasis inovasi dan teknologi.
Program yang berada di bawah koordinasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini ditujukan untuk mendorong lahirnya riset yang mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan industri perkebunan, khususnya pada komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa.

Dari Riset ke Implementasi Industri
Pembukaan program Grant Riset 2026 menegaskan peran BPDP sebagai penggerak inovasi sektor perkebunan dari hulu hingga hilir. Riset yang didukung tidak hanya berorientasi akademik, tetapi diarahkan agar menghasilkan teknologi, produk, maupun kebijakan yang dapat langsung dimanfaatkan oleh industri, pemerintah, dan masyarakat.

Melalui skema pendanaan ini, BPDP ingin memastikan bahwa hasil penelitian mampu menjawab tantangan nyata di lapangan, mulai dari peningkatan hasil produksi hingga penciptaan pasar baru yang bernilai tambah tinggi.

Tujuh Fokus Riset Strategis
Dalam pelaksanaan tahun 2026, BPDP menetapkan tujuh bidang prioritas penelitian yang mencerminkan arah transformasi industri perkebunan modern, yaitu bioenergi, biomaterial dan oleokimia, pangan, pakan, dan kesehatan, lahan, tanah dan budidaya, pascapanen dan pengolahan, pengelolaan limbah dan lingkungan, sosial ekonomi, bisnis, hingga teknologi informasi.
Ruang lingkup ini menunjukkan bahwa riset perkebunan kini tidak lagi terbatas pada budidaya, tetapi mencakup inovasi energi, industri kimia, hingga digitalisasi agribisnis.

Terbuka Luas bagi Lembaga Riset Nasional
BPDP mengundang perguruan tinggi, lembaga penelitian pemerintah maupun swasta, serta pelaku industri untuk mengajukan proposal riset melalui portal resmi Program Riset BPDP.
Batas akhir pengajuan proposal ditetapkan hingga 30 Juni 2026, dengan proses seleksi meliputi evaluasi administrasi, penilaian substansi, hingga presentasi proposal.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif peneliti Indonesia dalam menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak luas.

Perkuat Daya Saing dan Keberlanjutan
Lebih jauh, Grant Riset BPDP 2026 diarahkan untuk memperkuat daya saing global komoditas perkebunan Indonesia sekaligus menjaga aspek keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan petani.

Pendekatan ini menempatkan riset sebagai kunci transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis inovasi. BPDP juga menegaskan pelaksanaan program dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas guna mendukung tata kelola yang bersih.

Harapan Besar bagi Masa Depan Perkebunan
Dengan dibukanya program ini, BPDP tidak sekadar menyediakan pendanaan, tetapi juga membangun ekosistem riset yang terintegrasi antara akademisi dan industri.
Harapannya, inovasi yang lahir dari Grant Riset 2026 mampu menjadi motor penggerak transformasi sektor perkebunan Indonesia—dari sekadar penghasil bahan mentah menjadi industri berbasis teknologi yang berdaya saing tinggi di tingkat global.(P-Sem)


Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan