Basuki Hadimuljono buka mubes PDKT di IKN, perkuat peran masyarakat Dayak dalam pembangunan

Johanes Christiaan
Minggu, 25 Januari 2026
IKN KESRA 0 406
2 menit membaca

Persekutuan Dayak Kaltim Dorong Peningkatan Kualitas SDM Lokal


PRIORITAS, 25/1/2026 (Nusantara): Peran masyarakat adat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diperkuat. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-VII Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) yang digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu (24/1/2026).

Mubes ini menjadi momentum konsolidasi masyarakat Dayak Kalimantan Timur dalam menyongsong Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada 2028. Dalam sambutannya, Basuki menegaskan bahwa PDKT memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan sosial dan budaya pembangunan IKN.

“Saya berharap Musyawarah Besar ke-VII ini menjadikan PDKT bagian dari langkah strategis pembangunan IKN. Dukungan PDKT sangat berarti bagi keberlanjutan pembangunan Nusantara,” ujar Basuki.


Basuki juga mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen pegawai Otorita IKN berasal dari masyarakat Kalimantan Timur sebagai wujud komitmen pelibatan masyarakat lokal. Selain itu, Otorita IKN tengah menyiapkan kawasan pusat kebudayaan (cultural center) yang akan menjadi ruang publik dan ekspresi budaya masyarakat.

Ketua Umum PDKT, Syaharie Jaang, menilai keberadaan IKN sebagai peluang strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Dayak agar mampu berperan aktif dalam pembangunan.

“Dengan berpindahnya ibu kota ke Nusantara, kita harus menyiapkan diri. Tanpa pendidikan dan kualitas SDM yang baik, kita akan terpinggirkan di daerah kita sendiri,” tegas Jaang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas terselenggaranya Mubes PDKT sebagai ruang penguatan peran masyarakat adat.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi setinggi-tingginya pelaksanaan Mubes PDKT ini. Dayak merupakan bagian penting dari sejarah dan pembangunan Kalimantan Timur,” ujarnya.

Musyawarah Besar PDKT ke-VII dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas Dayak dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur.

Melalui forum ini, Otorita IKN menegaskan komitmen membangun Nusantara secara inklusif dan berkeadilan, dengan masyarakat adat sebagai subjek utama pembangunan, serta penguatan kualitas SDM lokal sebagai fondasi sosial menuju IKN berkelanjutan 2028.

Agenda Mubes PDKT VII di IKN berlanjut dengan perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2025 di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara, Sabtu (24/1/2026).(P-*/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan