Bank Indonesia turun tangan desak perbankan guyur modal miliaran, UMKM Sulteng siap banjir uang

Sem Muhaling
Rabu, 12 Agustus 2026
DAERAH EKBIS 0 220
2 menit membaca
PRIORITAS, 11/08/26 (Palu): Bank Indonesia (BI) mengambil langkah tegas untuk mendongkrak perekonomian masyarakat di Sulawesi Tengah. Secara khusus, BI meminta seluruh perbankan di Sulawesi Tengah untuk melipatgandakan penyaluran pembiayaan modal bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Desakan tegas Bank Indonesia bagi sektor perbankan
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, menyampaikan instruksi penting tersebut secara langsung. Ia menegaskan hal ini saat membuka gelaran Posalia Sulteng Digifest 2026 di Kota Palu. Dalam acara pesta rakyat tersebut, Aida meresmikan pembukaan acara dengan memukul instrumen musik tradisional kakula.
Selanjutnya, Aida menekankan bahwa bank konvensional wajib hadir di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, perbankan harus mempermudah pembiayaan modal demi memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Pentingnya kemudahan akses modal dan kemajuan usaha
Lebih lanjut, Aida mengungkapkan bahwa penyediaan akses permodalan merupakan wujud komitmen nyata negara. Negara terus memfasilitasi para pelaku usaha yang membutuhkan suntikan dana segar. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat mengembangkan kegiatan usaha sekaligus memperluas jangkauan pasar mereka.
Bahkan, modal menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat dalam memperkuat bisnis rumahan. Selain permodalan, pelaku usaha juga wajib mengurus sertifikasi halal sesuai regulasi pemerintah.
Oleh karena itu, akses keuangan yang mudah serta suku bunga rendah sangat mendukung keberlangsungan usaha. Maka dari itu, pihak perbankan harus memberikan pelayanan yang jauh lebih optimal kepada masyarakat.
Kocor dana Rp2 miliar, empat bank pelopor
Di sisi lain, Aida mengapresiasi empat bank yang telah bergerak cepat menyalurkan pembiayaan modal usaha. Pertama, Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Sulteng menyalurkan dana kepada Kedai Roti Inayah.
Kedua, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengucurkan pembiayaan modal untuk Aulia Food. Ketiga, Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan suntikan modal kepada Dapur Berkat. Keempat, Bank Mandiri menyalurkan dana bagi Watatu Meubel Aluminium.
Tak hanya itu, Aida berharap bank-bank lainnya segera menyulut semangat yang sama. Dengan begitu, UMKM di Sulawesi Tengah tidak hanya mendapat modal, tetapi juga berhasil naik kelas.
Komitmen pembinaan dan intervensi pasar nasional
Melansir Antara News, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulteng, Irfan Sukarna, membeberkan total nilai pembiayaan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kucuran modal untuk empat UMKM tersebut mencapai angka fantastis, yakni Rp2 miliar.
Selanjutnya, Irfan menjelaskan bahwa BI Sulteng saat ini membina lebih dari 100 mitra UMKM. Para pelaku usaha tersebut tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Maka, BI berkomitmen untuk terus mendampingi mereka melalui pelbagai intervensi strategis. Akhirnya, program ini bertujuan agar UMKM lokal mampu bersaing secara tangguh di pasar nasional. (P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan