Tonton Youtube BP

Banjir kembali landa Vietnam, 42 orang meninggal

Jeffry Wuisan
3 Nov 2025 19:36
3 minutes reading

PRIORITAS, 3/11/25 (Kota Da Nang): Banjir besar kembali melanda Vietnam, mengakibatkan 42 orang meninggal akibat terseret air dan tenggelam.

Banjir terparah melanda kota Da Nang di Vietnam Tengah.  Sebagian besar kota Da Nang tenggelam dengan ketinggian air tertinggi mencapai hampir 2 meter.

Belasan ribu rumah dan bangunan terendam air. Ratusan kendaraan seperti mobil dan sepeda motor, terendam banjir di sejumlah halaman kompleks perumahan dan perkantoran.

Menurut para pejabat setempat, seperti dikutip Beritaprioritas.com, hari Senin (2/11/25), banjir terjadi setelah Vietnam Tengah dilanda hujan lebat, yang mengakibatkan permukaan air di sungai Vu Gia–Thu Bon naik dan menenggelamkan sebagian Provinsi Ðà Nang dan Quang Nam.

Hujan deras terus berlanjut sejak sepanjang Minggu malam hingga dini hari Senin tanggal 3 November 2025.

Total curah hujan mencapai 141 mm di Provinsi Quang Tri, 220 mm di Puncak Bach Mã (Kota Hue), dan 301 mm di kota Da Nang.

Permukaan air di sungai Bo, Huong, dan Vu Gia–Thu Bon mulai naik lagi pada malam tanggal 2 November, yang menyebabkan banjir baru di wilayah pemukiman Kota Hue dan Kota Da Nang.

Di Kota Da Nang, pada pukul 4 pagi hari Senin waktu setempat, sungai Vu Gia di Ái Nghia berada 0,33 meter di atas Level 3, naik tajam 1,72 meter dari pagi sebelumnya.

Sementara Sungai Thu Bon di Distrik Hoi An berada 0,06 meter di atas Level 3, naik 0,8 meter dari Minggu sore.

Banjir yang melanda kota Da Nang, Vietnam, terlihat dari udara.(globeupdate)

 

Resiko tinggi

Menurut Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional, mulai 3 hingga 4 November 2025, wilayah selatan Quang Tri hingga Da Nang, diperkirakan masih akan menerima curah hujan tinggi sekitar 200–300 mm, dengan beberapa lokasi melebihi 600 mm.

Intensitas curah hujan dapat melebihi 200 mm dalam waktu tiga jam, sehingga menimbulkan risiko tinggi banjir bandang dan tanah longsor.

Risiko tersebut berada di daerah dataran rendah dan tepi sungai, serta di wilayah perkotaan padat penduduk dari Provinsi Hà Tinh hingga Provinsi Quang Ngãi.

Risiko tanah longsor dan banjir bandang juga meningkat di 211 komune dan kecamatan dari Provinsi Hà Tinh hingga Provinsi Lâm Ðong, lapor Viet Nam News.

Seorang anak dan ayahnya berpegangan di tiang lampu lalulintas dalam arus banjir di kota Da Nang, Vietnam sebelum ditolong tim penyelamat.(tam ky-fb)

Menurut Departemen Pengelolaan Tanggul dan Pencegahan Bencana Alam Vietnam, pada tanggal 2 November 2025, banjir di Vietnam bagian tengah telah menewaskan 36 orang, lima orang hilang, dan 60 orang luka-luka.

Sebanyak 94 rumah hancur, 12.600 rumah masih terendam banjir, dan lebih dari 7.200 hektar lahan padi dan tanaman pangan rusak. Sekitar 43.500 ternak dan unggas dilaporkan mati.

Pada saat yang sama, 50 lokasi di sepanjang jalan raya nasional masih terblokir akibat tanah longsor dan banjir.

Sementara lebih dari 11 kilometer kanal dan 20 kilometer tanggul sungai dan pantai mengalami erosi.(P-Jeffry W)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x