Arena balas ‘dendam’, LavAni tumbangkan Bhayangkara guna raih juara Proliga 2026

Wolter Rumapar
Minggu, 26 April 2026
Voli 0 244
2 menit membaca

Pevoli Jakarta Lavani Livin’Transmedia Grozer Gyoergy (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya seusai mencetak skor melawan tim Jakarta Bhayangkara Presisi pada laga pertama Grand Final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026). ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/tom.


PRIORITAS, 26/4/26 (Yogyakarta): Tim bola voli putra Jakarta LavAni Livin’ Transmedia milik Presiden ke-7 RI Susilo Bambang Yudhoyono menjadi jawara Proliga 2026.

LavAni sukses menumbangkan Jakarta Bhayangkara Presisi 3-1 (25-22, 25-20, 18-25, 25-22) pada laga leg kedua grand final di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (25/4/26) malam.

LavAni sekaligus membalas kekalahan dari Bhayangkara dalam perebutan gelar juara pada musim 2024 dan 2025.


Dengan kemenangan ini LavAni menambah koleksi gelar juara Proliga menjadi tiga kali setelah juara beruntun pada musim 2022 dan 2023.

LavAni tampil percaya diri

LaVani yang memasuki laga dengan modal kemenangan pada leg pertama langsung menggempur Bhayangkara sejak awal set pertama.

Bhayangkara yang tak tinggal diam, terus memberikan perlawanan balik membuat kedua tim masuk dalam pertukaran serangan yang sengit.

Jelang akhir set, dengan percaya diri tinggi, LavAni mendapatkan momentum mencetak poin beruntun untuk membuat jarak.

Boy Arnez dan kawan-kawan terus menambah pundi-pundi poin hingga menutup set pertama dengan skor 25-22.

Tertinggal dengan skor set 0-1, Bhayangkara mencoba melawan dengan lebih keras pada awal set kedua. Anak-anak asuhan pelatih Raidel Toiran terus berusaha meredam dominasi LavAni dengan menjaga jarak poin.

Namun, beberapa kegagalan dalam membendung serangan maupun manfaatkan peluang membuat LavAni mulai melenggang hingga kembali mengamankan kemenangan pada set kedua dengan 25-20.

Persaingan berlanjut lebih ketat di set ketiga. Kedua tim saling mengejar poin sejak awal set hingga mencatat skor 9-9 setelah tekchinal time out pertama.

Bhayangkara terus menggempur dengan lebih keras sambil meminimalisir kesalahan. Usaha Nizar Zulfikar dan kawan-kawan membuahkan hasil saat membuat jarak dengan LavAni 21-18.

Tim milik institusi Kepolisian RI itu terus mencetak poin beruntun hingga mengamankan kemenangan pada set ketiga dengan 25-18 sekaligus memperkecil kekalahan menjadi 1-2.

Dominasi Bhayangkara terus berlanjut pada awal set keempat saat terus memimpin hingga membuat jarak dengan skor 10-6.

Drama pertandingan tersaji setelah tenchincal time out kedua, ketika LavAni mampu menyamakan skor menjadi 18-18.

LavAni membalikkan keadaan ketika mencetak poin beruntun untuk meninggalkan Bhayangkara dengan skor 21-18. Bhayangkara mencoba mengejar namun hanya menambah beberapa poin sehingga tak bisa membendung LavAni yang melenggang hingga menutup laga dengan skor 25-22.

Dilansir Antara, dengan hasil itu, tim asuhan pelatih David Lee mengoleksi dua kemenangan beruntun dalam partai final yang berlangsung dengan format best of three sehingga langsung mengunci gelar juara Proliga 2026. (P-wr).

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan