Apresiasi buat BPJN di Sulut gerak cepat perbaiki kerusakan jalan Trans Sulawesi

Jeffrey Rawis
Jumat, 19 Desember 2025
DAERAH 0 473
2 menit membaca

PRIORITAS, 19/12/25 (Manado): Gerak cepat Kepala Balai Jalan Nasional (BPJN) di Sulawesi Utara (Sulut), Handiyana dalam upaya memperbaiki kerusakan jalan Trans Sulawesi di wilayah Sulut, perlu diberikan apresiasi. Ini menyusul adanya pengaduan masyarakat khususnya para pengguna jalan tersebut.

”Saat ini di lapangan sedang dilakukan perbaikan. Terima kasih,”’ kata Kepala BPJN di Sulawesi Utara Handiyana dihubungi lewat Medsos WhatsApp, Kamis (18/12/25) kemarin.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut, Voucke Lontaan saat memantau langsung kondisi ruas jalan Trans Sulawesi yang berlobang-lobang di Desa Ambang, Kecamatan Inobonto, Kabupaten Bolmong, saat bertolak dari Kota Kotamobagu melintasi ruas jalan itu, selesai mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI, Selasa (16/12/25), menuju kota Manado.

”Sebagai seorang wartawan tentu kita harus memberikan apresiasi gerak cepat Kepala BPJN memperbaiki jalan berlobang, ini fakta. Apalagi jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), pasti banyak kendaraan yang melintas dijalur tersebut,” ujar Voucke.

Tindakan sangat tepat

Sementara itu, Jefry Sorongan, seorang aktivis, menyatakan hal yang hampir sama. ”Tindakan seorang kepala balai merespon langsung pengaduan masyarakat khususnya para pengguna jalan Trans Sulawesi sangat tepat. Karena ini demi kepentingan umum jadi patut diberikan aspirasi,” katanya.

Disebut Jeffy, seorang wartawan dalam membuat karya tulis harus sesuai dengan fakta di lapangan. Jangan menulis hal yang negatif saja.

”Kalau jalan berlobang kemudian sedang dalam proses perbaikan, harus juga dipublikasikan. Tupoksi wartawan kan sosial kontrol, dan pejabat juga jangan alergi dengan kritikan yang sesuai fakta, bukan hoax,” tegas Jeffry.

Hal hampir senada juga disampaikan Sekjen LPK-P-K, Freddy RJ Tulangow.

Dikatakannya sangat wajar bila kerusakan jalan Nasional trans Sulawesi di Sulut mendapat sorotan tajam.

”Ini keluhan masyarakat tentang kondisi jalan rusak tersebut, karena bisa membahayakan keselamatan pengemudi yang melintas di ruas jalan itu apalagi jalan trans Sulawesi,” tuturnya.

Tapi, lanjutnya, bila kerusakan proyek jalan nasional Trans Sulawesi di Desa Ambang, Kecamatan Inobonto, Kabupaten Bolmong, sangat membahayakan keselamatan bagi pengemudi yang melintasi ruas jalan tersebut, dimana saat ini sedang dalam perbaikan oleh BPJN, itu sangat baiklah.

”Ini berarti keluhan masyarakat diperhatikan, karena dengan kondisi jalan rusak dapat merugikan pemilik kendaraan. Seperti terjadi kerusakan pada roda mobil kendaraan,” tandasnya.

Freddy meminta kepada pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional di Sulawesi Utara selaku pelaksana proyek dibawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk bertanggung jawab atas kerusakan jalan ini sesuai dengan keluhan masyarakat.

”Lebih khusus para pengguna jalan. BPJN harus segera perbaiki,” ujarnya. (P-VL)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025