Indonesia kalah dramatis di final, Hector Souto ungkap  jadi sorotan dunia

Wolter Rumapar
Minggu, 8 Februari 2026
BOLA 0 459
2 menit membaca

Pemain Timnas futsal Indonesia Samuel Eko (kedua kiri) bersama rekannya Firman Adriansyah (kanan), Syauqi Saud (kedua kanan) dan pelatih Hector Souto (kiri) merasa sedih usai kalah dramatis dari Timnas futsal Iran di  final AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/26).(Antara /Bayu Pratama)

PRIORITAS, 8/2/26 (Jakarta):  Meski timnas Indonesia kalah dramatis  atas Iran di partai final Piala Asia Futsal 2026,  Hector Suoto sebut tim merah putih jadi sorotan dunia.

Indonesia harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti 4-5, setelah bermain imbang 5-5 pada waktu normal dan perpanjangan waktu.

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, bercanda mengatakan Indonesia didukung seluruh dunia saat menghadapi Iran yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam.

“Sejauh pengamatan saya, hanya satu negara yang ingin Iran menang. Sementara di seluruh dunia, banyak yang mendukung Indonesia,” ujar Souto dalam konferensi pers seusai laga.

Tetap rendah hati

Meskipun timnya tampil impresif hingga partai puncak, pelatih asal Spanyol itu menekankan pentingnya tetap rendah hati dalam menyikapi pencapaian tersebut.

Keberhasilan melaju ke final, menurutnya, bukan jaminan akan terulang pada turnamen berikutnya.

“Kita harus tetap membumi. Jika turnamen ini diulang dalam dua pekan, mungkin kita tidak akan sampai ke final,” katanya.

Souto menambahkan, Indonesia perlu meningkatkan persiapan untuk menghadapi persaingan sengit di Asia, mengingat banyak tim kuat yang juga memperebutkan gelar.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya pembenahan di level akar rumput, terutama dari sisi fasilitas latihan. Menurutnya, kualitas lapangan di dalam negeri belum cukup mendukung permainan tempo tinggi yang dibutuhkan timnas.

“Lapangan di level akar rumput masih kurang memadai. Kami membutuhkan investasi fasilitas agar pemain bisa berkembang dan bermain secepat seperti di parquet,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Souto menegaskan, peningkatan infrastruktur menjadi salah satu kunci agar futsal Indonesia mampu bersaing secara konsisten di level Asia pada masa depan.  (P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025