TKA di Batam didominasi tenaga ahli konstruksi dari Tiongkok

Johanes Christiaan
Rabu, 14 Januari 2026
1 menit membaca

PRIORITAS, 14/1/2026 (Batam): Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam mencatat sebanyak 5.321 tenaga kerja asing (TKA) bekerja di berbagai sektor industri di Batam sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 25 persen atau lebih dari 2.000 orang merupakan warga negara Tiongkok.


Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan dominasi TKA asal Tiongkok berkaitan dengan banyaknya perusahaan asal negara tersebut yang beroperasi di Batam serta penggunaan mesin dan teknologi dari negara asalnya.

“Ada korelasinya. Banyak perusahaan Tiongkok di sini menggunakan mesin dari negara asalnya, sehingga untuk teknisi dan mekanik tertentu didatangkan langsung dari sana,” ujar Yudi, Senin (12/1/2026).

Selain Tiongkok, TKA di Batam juga berasal dari India, Malaysia, Vietnam, Singapura, dan Jepang. Berdasarkan sektor usaha, TKA paling banyak bekerja di jasa konstruksi, disusul industri komponen elektronik, industri elektronik, jasa migas, jasa pendidikan swasta, serta industri peralatan komunikasi.


Sebagian besar TKA menempati jabatan profesional dan teknis, seperti Mechanical Engineer, Production Engineer, Production Manager, Electrical Engineer, Quality Control Advisor, dan Quality Assurance Advisor.

Yudi menegaskan, TKA yang bekerja di Indonesia wajib memiliki latar belakang pendidikan sarjana, kompetensi sesuai bidangnya, serta menduduki jabatan tertentu. Ia berharap keberadaan TKA dapat mendorong transfer keahlian dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal di Batam. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan