Rakernas SPS 2025 hasilkan tiga agenda besar: Kedaulatan informasi, ekonomi media, dan literasi publik

Johanes Christiaan
Rabu, 22 Oktober 2025
EKBIS NEWS 0 368
3 menit membaca

PRIORITAS, 22/10/2025 (Banda Aceh): Serikat Perusahaan Pers (SPS) menegaskan komitmen baru untuk memperkuat kedaulatan informasi, keadilan ekonomi media, dan literasi publik sebagai hasil utama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SPS Tahun 2025 yang digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, 21–22 Oktober 2025.


Rakernas yang dihadiri Dewan Pengurus Pusat SPS, perwakilan provinsi se-Indonesia, serta tamu undangan tersebut menjadi momentum strategis bagi industri pers nasional dalam menghadapi disrupsi digital, perubahan model bisnis, dan pergeseran perilaku pembaca.

“Rakernas SPS 2025 menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kedaulatan informasi, keadilan ekonomi media, dan literasi publik demi kemajuan bangsa,” ujar Pimpinan Sidang Rakernas SPS 2025, Suhendro Boroma, Selasa (21/10/2025).

Menurut Suhendro, salah satu rekomendasi utama Rakernas adalah pembentukan Dana Jurnalisme Indonesia sebagai instrumen pendanaan publik yang mendukung jurnalisme independen dan profesional. Dana ini diharapkan menjadi solusi atas krisis ekonomi media akibat menurunnya pendapatan iklan dan dominasi platform global.


“Dana Jurnalisme merupakan investasi strategis bangsa untuk menjamin hak masyarakat atas informasi yang benar, berimbang, dan bermartabat,” tegasnya.

SPS juga mendorong Dewan Pers agar merancang tata kelola dana tersebut secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan organisasi media di seluruh Indonesia.

Selain itu, SPS mendesak pemerintah menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk media cetak sebagai langkah penyelamatan industri media, terutama bagi media daerah dan komunitas. Distribusi belanja iklan pemerintah juga diminta dilakukan secara transparan dan proporsional, tidak hanya menguntungkan platform global.

Dalam bidang transformasi digital, SPS menekankan pentingnya insentif fiskal, akses teknologi, dan peningkatan kapasitas SDM media agar industri pers mampu beradaptasi dengan perubahan ekosistem digital.

“Transformasi media harus tetap berpijak pada etika dan nilai kebangsaan. SPS menyerukan seluruh pemangku kepentingan menjadikan kedaulatan ekonomi media sebagai bagian dari kedaulatan informasi,” kata Suhendro.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum SPS Pusat Bidang Organisasi dan Hukum, Syamsudin Hadi Sutarto (Toto), yang juga CEO BUMN Track, menyebut hasil Rakernas akan dideklarasikan di Titik Nol Kilometer Sabang sebagai simbol komitmen kebangkitan pers nasional.

“Kami juga mendorong komitmen pemerintah menjaga keberlanjutan ekonomi media melalui kebijakan yang berpihak dan setara antara media nasional, daerah, dan digital,” ujarnya.

Selain ekonomi media, SPS menetapkan literasi media dan pembaca muda sebagai agenda strategis nasional melalui program “Muda Melek Media”. Program ini akan dijalankan bersama kampus, organisasi pemuda, dan komunitas literasi untuk membangun generasi pembaca kritis, cerdas, dan bertanggung jawab.

Rakernas SPS 2025 sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-79 SPS, yang juga dirangkai dengan malam penganugerahan Prerana Awards di Banda Aceh. Perhelatan ini menegaskan bahwa semangat kolaborasi, profesionalisme, dan kemandirian ekonomi menjadi kunci masa depan pers Indonesia. (P-bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan