Pusat Data di Batam bangun instalasi penyulingan air laut Rp180 miliar

Sem Muhaling
Sabtu, 3 Oktober 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 3/10/26 (Batam): Pengembangan industri pusat data di Kota Batam, Kepulauan Riau, tidak hanya mendorong kebutuhan listrik dalam jumlah besar, tetapi juga memicu pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk fasilitas penyediaan air tawar.


Pengembang pusat data DayOne mulai membangun instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau teknologi penyulingan air laut di kawasan Nongsa Digital Park, Batam. Pembangunan instalasi tersebut konon bernilai sekitar Rp180 miliar.

Pembangunan fasilitas SWRO tersebut untuk memenuhi kebutuhan air tawar operasional pusat data, terutama untuk mendukung sistem pendingin yang membutuhkan pasokan air secara berkelanjutan.

DayOne bangun instalasi SWRO

DayOne membangun instalasi penyulingan air laut tersebut di kawasan Nongsa Digital Park. Teknologi SWRO memungkinkan air laut diolah menjadi air tawar melalui proses penyaringan menggunakan membran bertekanan tinggi.


Kebutuhan terhadap fasilitas tersebut berkaitan dengan karakteristik pusat data yang membutuhkan sistem pendinginan secara terus-menerus. Infrastruktur pendingin menjadi salah satu komponen penting untuk menjaga operasional perangkat dan fasilitas pusat data tetap stabil.

Selain DayOne, PT Equator Gate System Batam (EGSB) juga tengah menyiapkan rencana pembangunan instalasi SWRO di kawasan Teluk Mata Ikan, Nongsa.

Olah air laut menjadi air tawar

SWRO bekerja dengan cara mendorong air laut melewati membran khusus bertekanan tinggi. Proses tersebut memisahkan garam dan zat terlarut lainnya sehingga menghasilkan air tawar hasil olahan.

Teknologi ini menjadi salah satu pilihan bagi kawasan industri yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar, terutama ketika ketersediaan sumber air tawar konvensional terbatas.

Bagi industri pusat data, keberadaan sumber air yang memadai menjadi bagian dari kebutuhan infrastruktur karena air sangat penting dalam sistem pendinginan fasilitas.

Tambah pasokan air bagi masyarakat

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad mengatakan kelebihan debit air dari instalasi SWRO berpotensi juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Menurut dia, jika kapasitas produksi air dari instalasi tersebut memiliki kelebihan setelah memenuhi kebutuhan operasional pusat data, air tersebut dapat menjadi sumber tambahan bagi kebutuhan air tawar lokal.

“Kalau itu bisa dilakukan, maka sangat mungkin kelebihan debit airnya dapat kita manfaatkan untuk kepentingan lokal,” kata Amsakar seperti dikutip dalam materi infografis Antara Kepri.

Ia mengatakan pemanfaatan tersebut dapat menjadi peluang untuk memperkuat ketersediaan air tawar di sekitar kawasan industri digital.

Infrastruktur pusat data terus berkembang

Pembangunan instalasi SWRO menunjukkan bahwa pengembangan pusat data di Batam membutuhkan infrastruktur pendukung. Bukan hanya berkaitan dengan listrik dan jaringan telekomunikasi.

Ketersediaan air, khususnya untuk sistem pendinginan, menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional fasilitas pusat data.

Dalam tampilan skema Antara Kepri, pengembang membangun instalasi SWRO yang kemudian akan menyerahkan pengelolaannya kepada BP Batam. Selanjutnya dapat memanfaatkan air hasil pengolahan itu untuk memenuhi kebutuhan operasional pusat data.

Apabila terdapat kelebihan kapasitas, air tersebut berpotensi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

Pengembangan fasilitas penyulingan air laut ini sekaligus membuka peluang bagi Batam. Terutama untuk memperkuat kemandirian pengelolaan sumber daya air di tengah berkembangnya kawasan industri digital dan pusat data di Nongsa.

Batam hadapi kebutuhan air dan energi

Pertumbuhan pusat data di Batam membawa konsekuensi terhadap kebutuhan berbagai infrastruktur dasar. Selain pasokan listrik yang andal, industri tersebut membutuhkan air dan sistem pendukung yang mampu beroperasi secara berkelanjutan.

Karena itu, pembangunan SWRO di kawasan Nongsa dapat menjadi bagian dari strategi penyediaan infrastruktur yang mengikuti pertumbuhan industri pusat data.

Kelebihan produksi air hasil penyulingan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat. Sebab, fasilitas tersebut tidak hanya mendukung kebutuhan industri digital, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat lebih luas bagi kawasan sekitar. (P-*/Ant/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan