
Kolase foto penampilan Sidney Mohede di ajang Pesta Pora 2026 di Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu (26/9/26). (Screenshot TikTok/@@stivstuff/@sunshineterang/@joteeeem)PRIORITAS, 27/9/26 (Jakarta): Pencipta lagu rohani sekaligus Worship Pastor Sidney Mohede menjadi salah satu penampil di hari kedua Pesta Pora 2026, Sabtu (26/9/26) malam.

Tampil di Panggung Taman Riang Gembira, kehadirannya menjadi warna berbeda di festival musik nasional tersebut dengan membawakan lagu-lagu worship yang mengajak penonton bernyanyi bersama.
Dikenal sebagai salah satu figur penting di dunia musik rohani Indonesia, Sidney tampil dengan nuansa hangat dan penuh interaksi, menghadirkan momen reflektif di tengah deretan penampilan lintas genre.
Lagu yang ia bawakan selama 45 menit pertunjukan di antaranya “Tiba Saatnya”, “Mengenal-Mu”, “Kumilik-Mu”, “Hosanna”, “Allah Bangkit”, dan “Tiada Seperti-Mu”.

Penampilannya mendapat sambutan positif dari penonton yang memenuhi area Taman Riang Gembira Stage berkapasitas 5.000 penonton, termasuk mereka yang ikut menyanyikan lagu-lagu tersebut sepanjang pertunjukan.
Kehadiran Sidney Mohede di Pesta Pora menunjukkan bagaimana festival musik dapat menjadi ruang bagi beragam genre, termasuk musik worship, untuk dinikmati oleh audiens yang lebih luas.
Dalam line up Pesta Pora 2026, Sidney Mohede tampil di panggung Taman Riang Gembira setelah Erwin Gutawa Orchestra featuring “Fourtwnty” – grup grup musik Indie Indonesia – pada pukul 20.30-21.45 WIB.
Sementara di 18 panggung lainnya sedang tampil penyanyi dan musisi dari berbagai genre dan generasi. Salah satunya penampilan penyanyi dangdut senior, Inul Daratista, di panggung utama Pesta Pora Stage.
Pestapora 2026 adalah perayaan festival musik tahunan kelima dari Boss Creator yang diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 25–27 September 2026 di Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Menghadirkan total 330 penampil lintas genre yang tersebar di 19 panggung/area pertunjukan. Pesta Pora 2026 menandai comeback Syahrini ke panggung musik setelah lama vakum, juga penampilan Erwin Gutawa Orchestra dan sejumlah musisi populer lain seperti Dewa 19, Tulus, Sheila on 7.
Sidney Mohede sendiri dikenal sebagai seorang pendeta (pastor), penyanyi, penulis lagu, dan produser musik rohani terkemuka asal Indonesia yang lahir pada 27 Maret 1973.
Ia dikenal secara luas sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam perkembangan musik pujian dan penyembahan (praise and worship) modern di Indonesia dan Asia.
Dihimpun dari berbagai sumber, Sidney Mohede saat ini melayani sebagai Creative Pastor, dan Worship Pastor di Jakarta Praise Community Church (JPCC).
Sepanjang karier bermusiknya sejak tahun 1996, ia memimpin dan memproduseri berbagai grup musik rohani legendaris seperti Voice of Generation (VOG), Giving My Best (GMB), dan True Worshippers (yang kini dikenal sebagai JPCC Worship).
Sidney telah menulis lebih dari 100 lagu. Beberapa karyanya diakui secara global, termasuk lagu “Hosanna (Be Lifted High)” yang ia tulis bersama Israel Houghton, serta “It Is Done” yang direkam bersama Darlene Zschech (Hillsong).
Sidney ikut andil dalam kesuksesan Israel Houghton, musisi rohani Amerika Serikat yang meraih Grammy Awards di tahun 2011. Houghton berhasil menyabet piala di kategori “Best Gospel Album” melalui albumnya yang berjudul “Love God, Love People”. Dalam album itu terdapat satu lagu karya Sidney dengan judul “Hosanna”. (P-rwt)

