Bupati Barito Selatan lantik 213 pejabat, Wabup tegaskan disiplin dan efisiensi

Herling Tumbel
Kamis, 13 Agustus 2026
2 menit membaca

​PRIORITAS, 12/8/26 (Buntok, Kalteng): Bupati Barito Selatan (Barsel), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Eddy Raya Samsuri, resmi mengukuhkan serta melantik 213 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat Tahun 2026 di Aula Sekda Barsel, Buntok, Rabu (12/8/26).


​Aparatur yang diambil sumpah jabatannya terdiri atas 85 eselon III (administrator) dan 128 eselon IV (pengawas).

Berdasarkan proses pengisian posisi tersebut, sebanyak 47 orang dikukuhkan, 55 jiwa dimutasi, serta 111 individu mendapatkan promosi.

​PNS yang dilantik di antaranya Zulkarnain Masdipura, S.Sos sebagai Camat Jenamas, Indera Yudi Yulian, SE memegang jabatan Camat Gunung Bintang Awai, Tri Wahyu Kesuma, SE selaku Lurah Hilir Sper, M. Rifai, SST menduduki posisi Lurah Bangkuang, serta Akhmad Jumaidi, S.Sos yang dipercaya sebagai Lurah Pendang.


​Pentingnya peningkatan disiplin

Dalam pidatonya, Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha yang akrab disapa Tanto, menegaskan pentingnya peningkatan disiplin, kinerja, integritas, dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

​”Pengangkatan aparatur bukan sekadar pengisian posisi ataupun penyegaran organisasi, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk meningkatkan dedikasi, semangat, serta efektivitas kerja,” ujar Khristianto.

​Ia menjelaskan, manajemen ASN saat ini berorientasi pada sistem merit, kompetensi, hasil kerja, dan integritas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Proses penetapan, rotasi, dan pengukuhan ini telah melalui pertimbangan Tim Penilai Kinerja guna memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

​Khristianto juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran di tengah keterbatasan fiskal daerah tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik.

​”Dalam keterbatasan keuangan, setiap rupiah dana harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kegiatan seremonial dan administratif perlu disederhanakan, perjalanan dinas dilakukan secara selektif, serta rapat memanfaatkan teknologi digital apabila memungkinkan,” tegasnya.

​Selain itu, Tanto memberikan penekanan ketat terkait kedisiplinan presensi tanpa toleransi, pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) berbasis target nyata, serta pengamanan aset daerah.

Pejabat yang terkena mutasi, promosi, atau purna tugas dilarang keras membawa maupun menguasai kendaraan dinas atau inventaris kantor secara sepihak dan wajib melakukan penyerahan resmi melalui Berita Acara Serah Terima (BAST).

​Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Selatan, Ita Minarni, usai kegiatan kepada wartawan menjelaskan, sebagian besar figur yang dilantik dan dikukuhkan merupakan personil yang menempati posisi pada perangkat daerah dengan nomenklatur baru pascapemekaran.

​”Kita berharap jajaran yang dilantik bekerja dengan baik, rajin, serta tekun. Kepala dinas bersama Tim Penilai Kinerja diharapkan memastikan penempatan personil benar-benar berdasarkan rekam jejak dan kebutuhan organisasi,” tutup Ita. (P-Ahmad Arbani)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan