Miangas bersiap jadi ‘smart village’: TNI & Kemhan bawa panel surya dan internet ‘offline’

Sem Muhaling
Minggu, 9 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/8/26 (Miangas): Kecamatan Khusus Miangas di Kabupaten kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, kembali mencuri perhatian. Sabtu (8/8/2026), jajaran pemerintah kecamatan bersama unsur keamanan menggelar rapat koordinasi intensif. Agenda ini menjadi persiapan akhir menjelang kunjungan kerja tingkat tinggi dari TNI AD dan Kementerian Pertahanan RI.

Rapat tersebut sebagai awal persiapan kunjungan Laksamana Muda Robert Marpaung dari Pusat Informasi Maritim Angkatan Laut (Pusinfomal) bersama rombongan Kemhan. Kehadiran mereka menandai momentum penting penyelarasan strategi pengamanan maritim dengan pembangunan infrastruktur sipil-militer berkelanjutan.


Kunjungan Pangdam dan Tim Unhan

Rapat gabungan yang melibatkan pimpinan instansi Kecamatan Khusus Miangas (PIKA) dan lintas sektoral. Forum rapat menyepakati sejumlah agenda strategis untuk enam hari ke depan. Sesuai rencana Pangdam XIII/Merdeka, Kasdam, serta tim ahli dari Universitas Pertahanan (Unhan) akan tiba Minggu (9/8/2026) menggunakan pesawat CN milik TNI AU.

Fokus utama: Energi hijau dan digitalisasi

Kunjungan kerja ini menitikberatkan pada dua proyek besar yakni pemasangan instalasi panel surya dan internet offline. Pemasangan panel surya di Pos AL, Koramil, Pos AD, serta sekolah-sekolah (SD, SMP, SMK). Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menjamin listrik stabil di pulau terpencil.

Sementara internet offline berupa penempatan server lokal berbasis jaringan offline di sekolah-sekolah. Inovasi ini memastikan akses materi digital tetap berjalan meski koneksi internet global tidak stabil.

Pernyataan Camat Miangas

Kepala Kecamatan Khusus Miangas, Olita Papalapu, S.Sos., MM., menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremonial.

“Ini aksi nyata membawa cahaya dan pengetahuan ke Miangas. Panel surya membuat biaya operasional lebih efisien. Internet offline membuka akses pengetahuan tanpa hambatan sinyal,” ujarnya.


Agenda enam hari

Selama berada di Miangas, rombongan dijadwalkan melakukan beberapa agenda. Di antaranya melakukan inspeksi langsung ke lokasi pemasangan perangkat-perangkat tersebut.
Kemudian akan berdialog dengan masyarakat perbatasan serta melakukan evaluasi kondisi keamanan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Filipina itu.

Miangas menuju smart village

Dengan hadirnya infrastruktur energi bersih dan digital, Miangas diharapkan menjadi simbol kedaulatan sekaligus contoh nyata smart village (desa cerdas) di perbatasan. Pulau ini akan tampil mandiri, terang, dan terhubung dengan peradaban modern. (P-Nelson Sangadi)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan