27.3 C
Jakarta
Friday, June 14, 2024

    Istana dorong percepatan sertifikasi Guru, tak ingin Guru terjerat Pinjol

    Terkait

    PRIORITAS, 3/5/24 (Jakarta): Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Abetnego Tarigan, mengatakan, sertifikasi guru merupakan langkah penting dalam memastikan kebutuhan guru terjamin, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan aman.

    Karena itu ia berharap, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-65 yang jatuh pada 2 Mei 2024 kemarin menjadi momentum percepatan proses sertifikasi guru di Indonesia.

    Dikatakannys, percepatan sertifikasi guru menjadi krusial untuk memastikan penghasilan guru mencukupi kebutuhan hidup dan mendapatkan jaminan kesejahteraan sosial.

    “Dari total tiga juta guru di Indonesia, hanya sekitar 1,34 juta atau sekitar 44,9 persen yang telah tersertifikasi. Hal ini menunjukkan masih adanya lebih dari satu juta guru yang belum mendapatkan kesejahteraan yang layak,” katanya di Jakarta, Kamus (2/5/24) kemarin.

    Terjerat Pinjol ilegal

    Ia juga menyoroti fenomena banyak guru yang harus mencari penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup, bahkan ada yang terjerat dalam pinjaman online (Pinjol) ilegal.

    “Kita tidak ingin lagi mendengar cerita tentang guru yang harus bekerja tambahan setelah jam sekolah berakhir, atau bahkan terjerat dalam pinjaman online ilegal,” katanya seperti dilansir BetitaSatu.com.

    Abetnego menyampaikan Kantor Staf Presiden memberikan dukungan penuh terhadap upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) dalam menyusun skema baru untuk mempercepat sertifikasi guru.

    Skema baru tersebut akan mengalami beberapa penyesuaian dalam proses rekrutmen, pembelajaran, dan seleksi guru. Ini termasuk pembaruan data guru dalam jabatan (daljab), penyesuaian pembelajaran hybrid, dan penyesuaian seleksi penerimaan.

    Abetnego meyakini perubahan skema ini akan menjadi terobosan dalam memperbaiki penyelenggaraan sertifikasi guru sesuai dengan Undang-Undang No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

    KSP berharap target minimal 800.000 guru tersertifikasi dapat tercapai tahun ini, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. (P-BS/jr) — foto ilustrasi istimewa

    - Advertisement -spot_img

    Viral

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    - Advertisement -spot_img

    Terkini