Ups! Akibat gelombang panas, Prancis catat hampir 9.000 orang tewas

Jeffrey Rawis
Minggu, 5 Juli 2026
1 menit membaca

PRIORITAS, 5/7/26 (Paris): Hingga awal Juli 2026 ini, Prancis telah mencatat 2.025 kematian tambahan akibat gelombang panas hebat yang melanda negara itu pada akhir Juni 2026 lalu, demikian data awal Institut Statistik dan Studi Ekonomi Nasional (INSEE) yang dilaporkan Stasiun Televisi BFM TV pada Jumat lalu waktu setempat.

Angka itu juga menunjukkan hampir 9.000 kematian terjadi di Prancis yang tercatat secara digital antara 22 Juni dan 28 Juni 2026 lalu.

Adapun peningkatan itu bertepatan dengan puncak gelombang panas besar yang mempengaruhi sebagian besar negara tersebut.

Masih bersifat sementara

Sementara itu, Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist mengatakan, jumlah tersebut masih bersifat sementara, karena sertifikat kematian elektronik tidak mencakup semua kematian yang tercatat di Prancis.

Karena itu, pihak berwenang memperingatkan, data saat ini harus ditafsirkan dengan hati-hati dan mungkin meremehkan dampak besar akibat gelombang panas tersebut.

Adapun sertifikat kematian elektronik mencakup sekitar 60 persen dari seluruh kematian di Prancis, meskipun cakupannya sangat bervariasi di berbagai wilayah, jelas pejabat terkait.

Negara Prancis telah mengalami beberapa hari dengan suhu yang sangat tinggi, dan banyak wilayah mencatat suhu di atas 35 derajat Celsius. (P-*/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025