Investasi harus ciptakan lapangan kerja berkualitas, Wamenaker soroti komitmen perusahaan

Giovanni Riung
Sabtu, 4 Juli 2026
EKBIS 0 231
2 menit membaca

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia Dr. Afriansyah Noor, M.Si. (Dok. Humas Kemnaker).

PRIORITAS, 4/7/2026 (Jakarta): Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan setiap investasi harus memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja berkualitas, sejalan dengan upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat meresmikan fasilitas produksi baru PT Givaudan Indonesia di kawasan GIIC, Cikarang, Bekasi, Jumat (3/7/2026).

Afriansyah menilai setiap investasi baru memiliki nilai strategis bagi pemerintah karena mampu memperluas kesempatan kerja. Pemerintah berkomitmen memastikan pertumbuhan dunia usaha berjalan seiring dengan meningkatnya ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

“Setiap investasi baru memiliki makna strategis bagi pemerintah dalam upaya perluasan kesempatan kerja. Fokus kita adalah memastikan agar pertumbuhan dunia usaha berbanding lurus dengan ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia,” ujar Afriansyah.

Menurutnya, fasilitas produksi baru PT Givaudan Indonesia menjadi salah satu indikator pemanfaatan investasi untuk mendukung penyerapan tenaga kerja. Pada tahap awal ekspansi melalui Proyek Kartini, perusahaan telah merekrut 60 tenaga kerja baru. Pada tahap berikutnya, fasilitas produksi tersebut ditargetkan mampu menyerap sekitar 400 tenaga kerja.

“Kami pemerintah menekankan agar komitmen penyerapan tenaga kerja ini terus berlanjut secara terukur pada tahap-tahap investasi berikutnya,” katanya.

Selain memperluas kesempatan kerja, Kemnaker mengingatkan setiap perusahaan yang melakukan investasi agar tetap mematuhi seluruh norma ketenagakerjaan. Penerapan sistem pengupahan yang adil, pemenuhan hak-hak normatif pekerja, serta perlindungan tenaga kerja menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Afriansyah juga menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis melalui komunikasi bipartit antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja. Langkah tersebut dinilai mampu menciptakan stabilitas hubungan kerja sekaligus meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Pemerintah terus mendorong agar setiap entitas bisnis, termasuk PT Givaudan Indonesia, mengedepankan prinsip bahwa keberhasilan investasi harus memberikan manfaat luas, terutama bagi kesejahteraan pekerja dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Melalui penguatan investasi yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, pemenuhan standar ketenagakerjaan, serta hubungan industrial yang kondusif, Kemnaker berharap setiap ekspansi usaha mampu memberikan manfaat nyata bagi pekerja, masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (P-*r/Humas Kemnaker/Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025