Rahasia Intelijen rilis ‘Suci Tanah Pembantaian’, kritik konflik dan disinformasi lewat musik metal

Giovanni Riung
Jumat, 15 Mei 2026
2 menit membaca

Grup band metal alternatif Rahasia Intelijen. (Source: Reallist Management)


PRIORITAS, 15/5/2026 (Jakarta): Grup band metal alternatif Rahasia Intelijen kembali meramaikan industri musik nasional dengan merilis single terbaru berjudul “Suci Tanah Pembantaian” di bawah label HALOS Records. Lagu tersebut resmi tersedia di berbagai platform musik digital mulai 15 Mei 2026.

Single “Suci Tanah Pembantaian” hadir dengan aransemen agresif, penuh energi, dan nuansa musikal yang kuat. Melalui lagu ini, Rahasia Intelijen mengangkat isu konflik berkepanjangan yang terjadi di wilayah yang selama lebih dari 1.200 tahun menjadi pusat perebutan kepentingan politik, sosial, ekonomi, dan agama.

Formasi terbaru Rahasia Intelijen diperkuat oleh Anindya Pramadhyana, Winky Wiryawan, Cesar Alkautsar, Topan Tofano, serta Nicko Rahmat Prabowo. Kehadiran Winky Wiryawan memberikan warna baru dalam eksplorasi musikal band tersebut, sementara Anindya yang juga dikenal sebagai vokalis Saint Loco memperkuat karakter vokal yang intens dan agresif.


Dalam keterangan tertulisnya, Anindya Pramadhyana dari Reallist Management menjelaskan, lagu tersebut menyoroti bagaimana tanah yang dianggap suci oleh sejumlah agama besar dunia justru terus menjadi arena pertumpahan darah akibat berbagai kepentingan elit.

“Lewat lagu ini kami ingin menunjukkan konflik yang berlangsung selama berabad-abad bukan hanya soal perebutan wilayah, tetapi juga bagaimana kepentingan elit sering kali mengorbankan masyarakat sipil. Musik menjadi cara kami menyuarakan keresahan itu,” ujar Anindya.

Lirik “Suci Tanah Pembantaian” juga membahas penggunaan nama Tuhan sebagai pembenaran atas konflik dan kekerasan. Rahasia Intelijen menilai masyarakat sipil tetap menjadi pihak yang paling terdampak dalam konflik berkepanjangan tersebut.

Selain terinspirasi dari konflik global dan perang modern, lagu ini turut merefleksikan situasi sosial yang berkembang saat ini, termasuk meningkatnya sentimen antarumat beragama, perang opini di ruang publik, hingga derasnya arus disinformasi di media sosial.

Winky Wiryawan mengatakan musik menjadi medium paling jujur untuk menyampaikan refleksi sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, “Suci Tanah Pembantaian” merupakan bentuk ekspresi terhadap realitas yang sering diabaikan.

Dengan riff gitar yang tajam, vokal intens, dan ritme drum yang menghentak, Rahasia Intelijen menegaskan identitas musikal mereka di skena musik Indonesia. Single tersebut juga menjadi bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan melalui medium musik yang kritis dan eksplosif. (P-*r/Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan