Presiden Prabowo hadiri upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN, perkuat soliditas kawasan

Johanes Christiaan
Jumat, 8 Mei 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/5/2026 (Cebu): Kehadiran Prabowo Subianto di panggung diplomasi kawasan kembali menyita perhatian. Presiden RI tiba di Mactan Expo, Cebu, pada Jumat (08/05/2026) untuk menghadiri pembukaan **Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48.


Setibanya sekitar pukul 09.04 waktu setempat, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Ferdinand Marcos Jr. bersama Marie Louise Cacho Araneta Marcos di area foyer. Sambutan hangat tersebut mencerminkan eratnya hubungan antarnegara ASEAN sekaligus menandai dimulainya rangkaian agenda strategis kawasan yang akan membahas berbagai isu penting, mulai dari ekonomi, keamanan, hingga stabilitas regional di tengah dinamika global.

Pertemuan kedua pemimpin berlangsung hangat, ditandai dengan jabat tangan erat sebagai simbol hubungan persahabatan yang baik antara kedua negara. Setelahnya, Presiden Prabowo, Presiden Marcos Jr., dan Ibu Marie Louise Marcos mengabadikan momen ini dalam sebuah foto bersama sebelum Kepala Negara menuju ruang tunggu bersama para pemimpin negara yang hadir dalam konferensi.

Selanjutnya, Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara ASEAN lainnya menuju Hall 2 dan 3 untuk mengikuti upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN.


Dalam sambutan pembukanya, Presiden Marcos Jr. menekankan pentingnya komitmen bersama negara-negara ASEAN untuk terus menjaga dialog, kerja sama, dan saling menghormati di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Presiden Marcos Jr. mengatakan bahwa kehadiran para pemimpin ASEAN dalam konferensi ini mencerminkan semangat kolektif untuk terus memperkuat kawasan.

“Kehadiran Anda di sini mencerminkan tidak hanya urgensi dan pentingnya acara ini, tetapi juga komitmen bersama kita terhadap nilai-nilai abadi yang terus mengikat kawasan kita, yaitu dialog, kerja sama, dan saling menghormati,” ujar Presiden Marcos Jr.

Selain itu, Presiden Marcos Jr. juga menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi kawasan saat ini harus menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan memperkuat kerja sama antarnegara ASEAN.

“Jika ada satu pelajaran yang telah dipetik ASEAN selama beberapa dekade, itu adalah bahwa masa-masa sulit tidak memecah belah kita,” ucap Presiden Marcos Jr.

Upacara pembukaan KTT ke-48 ASEAN ditutup dengan sesi foto bersama yang memperlihatkan para pemimpin negara ASEAN berdiri bergandengan tangan sebagai simbol persatuan dan solidaritas kawasan. Dalam sesi tersebut, Presiden Prabowo tampak berdiri di antara Sultan Brunei Darussalam, Yang Mulia Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah, dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet.

Kehadiran Presiden Prabowo pada KTT ke-48 ASEAN mempertegas peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas, memperkuat kolaborasi regional, serta mendorong ASEAN tetap menjadi kawasan yang solid, damai, dan resilien di tengah tantangan global yang dinamis.

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan