
Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah didampingi Ketua TP-PKK Henny H Titah-Hongwijoyo, SE dan Forkopimda dalam kegiatan HKG Ke-54, Pemkab Talaud 2026 di halaman Kantor Syahbandar pelabuhan Peri Melonguane.
Ketua TP-PKK kabupaten kepulauan Talaud melakukan kunjungan ke RSUD Talaud tipe C di Melonguane.(Nelson Sangadi/Istimewa)
PRIORITAS, 2/5/26 (Melonguane,Talaud): Untuk mendukung penuh Asta Cita, Pemkab Kepulauan Talaud bersama TP-PKK berkomitmen akan terus mengoptimalkan peran keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
Hal itu dikatakan bupati Welly Titah dalam sambutannya saat apel bersama dirangkaikan kerja bakti dan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 di Pelabuhan Fery Melonguane, Sabtu, (2/5/26).
Menurut bupati, pihaknya akan melakukan itu guna mendukung visi besar pembangunan nasional. Apalagi kegiatan ini bertujuan mempertegas jati diri PKK sebagai gerakan pemberdayaan keluarga yang menjadi pondasi utama pembangunan.

Welly Titah juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung program pemerintah. Dengan tema “Kuatkan 10 program pokok PKK, laksanakan Asta Cita wujudkan Indonesia emas 2045”, Bupati mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Kepedulian itu harus dimulai dari hal sederhana dengan peduli lingkungan di darat dan di laut dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia mengingatkan, lingkungan yang bersih adalah kunci kesehatan dan masa depan generasi kita.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Henny H Titah-Hongwijoyo, Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Ketua Jalasenasri dan Anggota TP-PKK Kabupaten Kepulauan Talaud. dalam. Kehadiran pimpinan daerah ini sekaligus menekankan peran strategis PKK sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita, yang merupakan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto. Dengan penguatan 10 program pokok PKK, pemerintah berharap dapat membangun masyarakat berbasis keluarga yang sejahtera. (P. Nelson Sangadi)


