
Upacara memperingati Hari Kartini dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kota Bitung dilaksanakan oleh petugas upacara serba perempuan. (Foto Humas Pemkot Bitung)PRIORITAS, 23/4/2026 (Bitung): Pemerintah Kota Bitung menggelar apel peringatan Hari Kartini dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dengan khidmat, yang dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (23/4/26).

Menariknya, seluruh petugas upacara mulai dari perwira upacara, pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca doa hingga dirigen, seluruhnya dipercayakan kepada perempuan. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan serta kontribusi kader PKK dalam pembangunan daerah.
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Semangat perjuangan R.A. Kartini harus terus dihidupkan sebagai inspirasi bagi perempuan masa kini untuk lebih mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan,” ujar Honandar seperti dilansir Humas Pemkot Bitung.

Ia menambahkan, perempuan bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang mampu membawa kemajuan bagi daerah.
“Melalui gerakan PKK, peran perempuan semakin nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, serta kesehatan masyarakat,” tambah Honandar.
Wali Kota juga mengajak seluruh perempuan di Kota Bitung untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga persatuan, serta berperan aktif dalam mendukung program pemerintah.
Hal tersebut sejalan dengan capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) sebagai indikator keberhasilan pengarusutamaan gender di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), IPG pada tahun 2024 mencapai angka 91,85, menunjukkan tren peningkatan pembangunan perempuan meskipun masih terdapat tantangan dalam akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Sementara itu, IKG berada pada angka 0,421. Meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut masih menunjukkan adanya ketimpangan dalam aspek kesehatan reproduksi, pemberdayaan, dan partisipasi ekonomi perempuan.
“Menyikapi kondisi tersebut, negara terus hadir melalui kebijakan pembangunan nasional, termasuk dalam Asta Cita ke-4 yang menekankan penguatan sumber daya manusia, kesetaraan gender, serta peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memastikan perempuan mendapatkan hak dan kesempatan yang setara.
Beberapa langkah yang ditekankan antara lain memastikan layanan kesehatan yang berkualitas dan responsif gender, menjamin akses pendidikan bagi anak perempuan tanpa hambatan, serta membuka ruang partisipasi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.
“Langkah-langkah ini memiliki dampak mendasar dalam membentuk masa depan bangsa. Ketika perempuan berdaya, maka keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan bangsa menjadi lebih adil,” tutupnya.
Penyerahan SK Pensiun PNS perempuan
Dalam kesempatan itu, wali kota Honandar dan wakil walikota Randito Maringkan menyerahkan surat keputusan (SK) pensiun bagi beberapa PNS perempua. Selain itu juga diserahkan bantuan bibit cabai kepada 5 ketua tim penggerak kecamatan sekota Bitung.

Walikota Bitung Hengky Honandar menyerahkan SK pensiun kepada beberapa PNS perempuan.(Humas Pemkot Bitung)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kota Bitung, Ellen Honandar-Sondakh, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka bersama Sekretaris TP-PKK Ny. Jacinta Maringka-Gumolung, Sekretaris Daerah Rudy Tenokh, unsur Forkopimda, serta para undangan lainnya.(P-Sem)

