
PLN membangun jaringan suplai energi listrik melalui Saluran Kabel Laut ke pulau Dudepo Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo diwujudkan melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM). (‘Courtesy’ Antara/HO-PLN) PRIORITAS, 9/8/26 (Gorontalo Utara): Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Seluruh 123 desa di 11 kecamatan kini telah terlayani listrik. Capaian tersebut membuat rasio desa berlistrik di Gorontalo Utara mencapai 100 persen. Namun, capaian itu belum sepenuhnya membuat seluruh rumah dan permukiman menikmati listrik. PLN masih mencatat dua dusun yang belum mendapat layanan listrik secara penuh.

Manajer Unit Layanan PLN Kwandang, M Ikhzan, di Gorontalo, Sabtu (8/8/26) mengatakan, seluruh desa di wilayah pesisir Gorontalo Utara sudah mendapat penerangan listrik.
Meski demikian, masih terdapat dua dusun yang belum menikmati layanan listrik secara penuh.
“Seluruh desa di wilayah pesisir tersebut sudah diterangi penerangan listrik, namun ada dua dusun yang rasio elektrifikasinya masih gelap,” kata Ikhzan di Gorontalo, sebagaimana dilansir dari Antara News.
Menurut dia, rasio elektrifikasi rumah tangga di Gorontalo Utara kini mencapai 99,99 persen. Artinya, PLN hanya perlu menyelesaikan sebagian kecil wilayah untuk mencapai 100 persen rumah tangga berlistrik.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian PLN berada di dusun Limo, desa Dudepo, Kecamatan Anggrek. Wilayah tersebut membutuhkan pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) agar listrik dapat menjangkau masyarakat.
Ikhzan mengatakan kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan jaringan menuju wilayah tersebut.
Meski menghadapi kendala, PLN menargetkan penyambungan listrik ke dusun Limo dapat terealisasi pada 2026.
“Untuk menjangkau dusun tersebut memang memerlukan perjuangan ekstra, namun upaya penyambungan listrik ke wilayah itu di tahun 2026 ini ditargetkan terealisasi,” ujarnya.
Capaian 100 persen rasio desa berlistrik menjadi langkah penting bagi pemerataan akses energi di Gorontalo Utara. Sebab, kehadiran listrik tidak hanya menerangi rumah warga. Energi listrik juga menjadi penopang berbagai aktivitas ekonomi, pendidikan, komunikasi, dan pelayanan masyarakat.
Karena itu, penyelesaian jaringan menuju wilayah yang masih gelap menjadi bagian penting dari upaya PLN memperluas manfaat listrik hingga ke pelosok.

Selain memperluas jaringan, PLN juga terus mendekatkan pelayanan kepada pelanggan melalui jaringan internet. Masyarakat yang memiliki akses internet dapat menggunakan layanan Mobile PLN untuk menyampaikan laporan atau keluhan.
Sementara itu, pelanggan di wilayah dengan keterbatasan internet dapat menghubungi layanan PLN melalui nomor 123.
Melansir kabar Antara News, PLN juga menyiapkan sejumlah kantor layanan di berbagai wilayah Gorontalo Utara. Kantor layanan tersebut berada di Tolinggula, Sumalata, Kwandang, Atinggola, hingga Ponelo Kepulauan. PLN juga segera menyiapkan kantor layanan di Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek.
“Kami berupaya mendekatkan dan menyegerakan pelayanan kepada masyarakat di wilayah ini,” kata Ikhzan.
Dengan seluruh desa sudah teraliri listrik, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap rumah dan dusun di Gorontalo Utara benar-benar menikmati manfaat energi listrik secara merata. (P-sm)

