Kapal ‘tugboat’ terbalik di Tanjung Uncang, tiga ABK tewas, satu dalam pencarian

Johanes Christiaan
Minggu, 8 Maret 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/3/2026 (Batam): Sebuah kapal tugboat dilaporkan terbalik di perairan PT ASL Shipyard Indonesia kawasan Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (6/3/2026). Dari lima awak kapal (ABK) yang berada di atas kapal saat kejadian, tiga orang ditemukan meninggal dunia, satu selamat, dan satu lainnya masih dalam pencarian.

Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines, Moh. Fatur Akbar, mengatakan perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap para kru yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Kami memberikan santunan kepada korban, mengeluarkan asuransi, serta menanggung seluruh biaya pemakaman hingga selesai,” ujarnya di Batam, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, saat kejadian kapal tugboat sedang melakukan asist atau membantu mendorong kapal kargo Kyparissia. Berdasarkan keterangan kru yang selamat, kapal diduga terbalik akibat arus laut yang cukup kuat.

Kelima kru tersebut merupakan pekerja yang berada di bawah manajemen PT Pradana Samudra Lines sebagai penyedia awak kapal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.57 WIB, sementara insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Tiga korban meninggal dunia yakni Abdul Rahman (kapten kapal), Guntur Pardede (chief), dan Jhonson Bertuahman Damanik (kepala kamar mesin). Satu kru selamat diketahui bernama M. Habib Ansyari, sedangkan Yusuf Tankin yang menjabat second engineer masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Vessel Traffic Service Batam, Polairud Polda Kepulauan Riau, serta pihak PT ASL Batam masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di sekitar lokasi kejadian.

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025