Magang Nasional jadi pintu masuk kerja, Menaker dorong lulusan baru manfaatkan peluang industri

Giovanni Riung
Jumat, 6 Maret 2026
EKBIS 0 272
3 menit membaca

Menaker Yassierli Program Magang Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Baru  (Humas Kemnaker).

PRIORITAS, 6/3/2026 (Bandung): Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menegaskan bahwa program magang nasional melalui skema MagangHub tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, tetapi juga membuka peluang nyata untuk direkrut menjadi karyawan oleh perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Menaker saat meninjau pelaksanaan program magang di PT Dirgantara Indonesia di Bandung, Kamis (5/3/2026). Menurutnya, perusahaan cenderung mempertimbangkan peserta magang yang telah menunjukkan kompetensi dan kinerja baik selama mengikuti program.

“Bagi perusahaan, mencari kandidat itu tidak mudah. Ketika peserta sudah menjalani magang selama enam bulan dan memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan, perusahaan tentu sudah mengenal kemampuan mereka,” ujar Yassierli.

Ia menjelaskan bahwa program magang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi peserta, magang menjadi kesempatan memperoleh pengalaman kerja nyata di dunia industri, mendapatkan sertifikat, uang saku, serta memperluas jejaring profesional.

Sementara bagi perusahaan, program ini juga memberikan keuntungan karena pemerintah menanggung uang saku peserta magang. Selain itu, perusahaan dapat menilai langsung potensi kandidat selama masa magang sebelum memutuskan untuk merekrutnya sebagai karyawan.

Menaker menilai magang di perusahaan strategis seperti PT Dirgantara Indonesia memberikan pengalaman yang lebih unik dan berharga bagi peserta. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, sebagian peserta magang bahkan sudah terlibat langsung dalam proses final assembly pesawat.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa program magang dapat memberikan pengalaman industri yang nyata bagi para lulusan perguruan tinggi yang baru memasuki dunia kerja.

Menaker pun berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan magang dengan maksimal sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Tunjukkan bahwa Anda mampu, tekun, dan berdedikasi sehingga setelah menyelesaikan enam bulan magang benar-benar siap memasuki dunia kerja,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia, Dena Herdiana, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menaker serta dukungan pemerintah terhadap program magang di industri.

Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 PTDI menerima 134 peserta magang yang terdiri dari 86 pria dan 48 perempuan dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.

Menurutnya, melalui program tersebut para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga mengembangkan kompetensi teknis, wawasan industri, serta karakter profesional yang menjadi bekal penting untuk bersaing di dunia kerja.

“Kami percaya sinergi antara dunia industri dan pemerintah merupakan kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing secara global,” ujar Dena.

Salah satu peserta magang, Farhan, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti program magang di PTDI selama tiga bulan terakhir. Ia ditempatkan di bagian maintenance facility dan terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan fasilitas perusahaan.

“Selama menjalani magang, saya terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan fasilitas perusahaan, baik di lapangan maupun pekerjaan administrasi. Banyak hal baru yang saya pelajari selama program ini,” katanya.

Program Magang Nasional diharapkan terus berkembang melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia industri sehingga semakin banyak lulusan perguruan tinggi yang memperoleh pengalaman kerja sekaligus peluang untuk memasuki pasar tenaga kerja secara lebih siap dan kompetitif. (P-*r/gr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025