Program mudik gratis ini diselenggarakan melalui kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Paguyuban Jambi, Ikatan Keluarga Minang (IKM), serta sejumlah perusahaan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para pekerja yang selama ini berkontribusi bagi perusahaan sekaligus membantu mereka pulang ke kampung halaman dengan lebih aman dan nyaman menjelang Idulfitri.
Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyelenggaraan mudik gratis tidak sekadar memberikan fasilitas perjalanan, tetapi juga merupakan bentuk perhatian dan penghargaan terhadap dedikasi para pekerja.
Menurutnya, kesejahteraan pekerja tidak hanya berkaitan dengan kondisi kerja di tempat kerja, tetapi juga menyangkut rasa aman, kenyamanan, dan ketenangan saat mereka dapat berkumpul dengan keluarga pada momentum hari raya.
“Penyelenggaraan mudik gratis bagi pekerja/buruh ini adalah bentuk penghargaan perusahaan terhadap pekerja. Ini adalah komitmen bersama dalam memberikan apresiasi kepada pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan,” ujar Afriansyah dalam keterangannya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha. Kerja sama yang sehat dan saling menghargai dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan bersama serta mendorong produktivitas di lingkungan kerja.
“Pekerja dan pengusaha wajib bekerja sama serta saling membantu dalam meningkatkan kesejahteraan sehingga dapat dinikmati bersama secara proporsional sesuai dengan kontribusi dan prestasi kerja,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tujuh armada bus diberangkatkan untuk mengangkut 295 pekerja bersama keluarga mereka menuju sejumlah daerah tujuan, yakni Kota Jambi dan Kota Padang. Program ini diharapkan dapat memberikan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan tertib bagi para peserta.
Afriansyah berharap para pekerja dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman serta kembali bekerja dengan semangat baru setelah merayakan hari raya.
Ia juga menilai kegiatan mudik bersama ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memberikan dukungan nyata bagi kesejahteraan pekerja, khususnya pada momentum Lebaran.
“Kemnaker sangat menghargai peran serta perusahaan yang telah bersinergi dengan pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan, termasuk mudik bagi pekerja ini. Hal ini merupakan wujud kepedulian sosial terhadap pekerja/buruh dan keluarganya,” ujar Afriansyah. (P-*r/gr)


