Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu, menyampaikan bahwa penumpang tersebut mulai mengalami gejala ketika berada di penerbangan charter dari Tenerife menuju Paris.
“Kelima warga yang dievakuasi dari MV Hondius langsung ditempatkan dalam isolasi ketat hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Lecornu dikutip Beritaprioritas dari BBC.
Setelah pesawat mendarat di Bandara Le Bourget, Paris, petugas medis dengan alat pelindung diri lengkap langsung mengevakuasi para penumpang menuju Rumah Sakit Bichat untuk menjalani karantina selama 72 jam dan pemeriksaan medis menyeluruh.
Warga Prancis tersebut merupakan bagian dari lebih dari 90 wisatawan internasional yang dipulangkan dari kapal pesiar asal Belanda itu setelah kapal berlabuh di Kepulauan Canary, Spanyol.
Wabah hantavirus di atas kapal telah menewaskan tiga penumpang. Dua korban dipastikan positif terinfeksi virus tersebut. Otoritas kesehatan internasional kini melakukan pemantauan ketat terhadap ratusan penumpang dan kru yang telah kembali ke berbagai negara.
Di Spanyol, 14 warga negara yang dipulangkan ke Madrid diwajibkan menjalani karantina di rumah sakit militer. Sementara itu, sejumlah warga Inggris dipulangkan ke Manchester dan masih berada dalam pemantauan otoritas kesehatan Inggris.
Pemerintah Amerika Serikat juga melaporkan satu penumpang mulai menunjukkan gejala ringan hantavirus dan satu lainnya dinyatakan positif ringan terhadap strain Andes setelah dievakuasi dari kapal.
World Health Organization sebelumnya menyebut strain Andes memungkinkan penularan antarmanusia, berbeda dengan sebagian besar jenis hantavirus lain yang umumnya menular melalui paparan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat.
Gejala hantavirus meliputi demam, nyeri otot, kelelahan ekstrem, muntah, diare, sakit perut, hingga sesak napas. Hingga kini belum tersedia pengobatan khusus untuk penyakit tersebut.
Kapal MV Hondius sebelumnya melakukan pelayaran ekspedisi ke wilayah Amerika Selatan sebelum wabah terdeteksi. Otoritas kesehatan menduga sebagian penumpang terpapar virus saat berada di kawasan terpencil yang menjadi habitat hewan pengerat pembawa hantavirus.
Evakuasi besar-besaran dilakukan oleh pemerintah Spanyol bersama WHO dengan prosedur kesehatan ketat. Para penumpang terlihat menggunakan masker medis selama proses pemindahan dari kapal menuju bandara.
Pihak otoritas kesehatan Inggris menegaskan risiko bagi masyarakat umum masih rendah, namun seluruh kontak erat penumpang tetap dipantau untuk mencegah potensi penyebaran lebih luas. (P-Gio R).