Direktur Eksekutif Pelita Harapan Group sekaligus Presiden Universitas Pelita Harapan, Stephanie Riady saat berbincang di podcast Naratama, di kanal YouTube Kompas.com.PRIORITAS, 12/3/2026 (Jakarta): Direktur Eksekutif Pelita Harapan Group sekaligus Presiden Universitas Pelita Harapan (UPH), Stephanie Riady, menegaskan pentingnya pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk penguatan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Dikutip dari podcast Naratama di kanal YouTube Kompas.com, Stephanie menyebut pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter, empati, serta membuka kesempatan bagi setiap individu untuk berkembang.
Menurutnya, akses pendidikan berkualitas harus dapat dinikmati semua kalangan. Melalui berbagai program di UPH, pihaknya menyediakan jalur pendidikan gratis, termasuk di Fakultas Keperawatan yang memberikan kesempatan bagi ratusan mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk wilayah 3T, untuk menempuh pendidikan dengan dukungan biaya dan peluang kerja setelah lulus.
UPH juga menyiapkan calon guru melalui Teachers College guna memperkuat kualitas pendidikan nasional, khususnya dalam pengajaran STEM di sekolah.
Selain itu, kampus tersebut turut merespons perkembangan teknologi dengan mendirikan Fakultas Artificial Intelligence (AI), menjadikannya salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang menyediakan pendidikan khusus di bidang tersebut.
AI penting bagi berbagai profesi
Stephanie menegaskan pemahaman tentang AI penting bagi berbagai bidang profesi. Namun, ia mengingatkan agar penggunaan teknologi tetap diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis melalui proses membaca, menulis, dan analisis.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan inklusif, termasuk memberi ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk belajar di sekolah umum agar tercipta lingkungan belajar yang lebih empatik dan kolaboratif.
Menurut Stephanie, pendidikan sejati tidak berhenti di ruang kelas, melainkan menjadi proses membentuk karakter, menumbuhkan kepedulian, dan menciptakan generasi yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat. (P-*/bwl)