BP Batam dan Wamen Helvi dorong UMKM Batam tembus pasar ekspor. (BP Batam)PRIORITAS, 14/11/2025 (Batam): BP Batam bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat daya saing UMKM Batam agar mampu menembus pasar ekspor. Komitmen ini disampaikan Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza, saat melakukan kunjungan kerja ke Batam.
Informasi yang diperoleh dari kantor BP Batam, Jumat (14/11/25) menyebutkan bahwa dalam kunjungan para Rabu kemarin itu Wamen Helvi mengungkapkan, pembiayaan UMKM Batam masih didominasi bank-bank Himbara.
Karena itu, tambahnya, pihaknya mendorong kolaborasi yang lebih erat antara perbankan dan BP Batam untuk membentuk ekosistem UMKM yang kuat. “Kami melihat banyak aset BP Batam yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sektor ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, Batam memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan UMKM nasional. Melalui program Corporate Business Responsibility (CBR), kementerian mendorong perusahaan besar yang mendapat izin usaha di BP Batam agar turut melibatkan UMKM lokal dalam kegiatan investasinya.
Sementara itu, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan pihaknya tengah menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat orientasi ekspor UMKM. Tiga langkah utama yang disiapkan yakni promosi bersama perbankan, pembangunan model industri bersama investor kawasan, serta pemberdayaan UMKM agar mengakses dan memanfaatkan aset BP Batam.
Fary mencontohkan beberapa aset seperti Taman Rusa dan Sport Hall yang dapat dikerjasamakan dengan sektor swasta sambil melibatkan pelaku UMKM agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya memberi keistimewaan bagi UMKM di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam agar dapat menikmati fasilitas yang selama ini lebih banyak dinikmati investor besar.
Saat ini, dari total 75.575 UMKM di Batam, baru sekitar 5 persen yang berorientasi ekspor. BP Batam dan Kementerian UMKM menargetkan angka tersebut naik menjadi 12 persen pada 2026. (P-Jeff K)
No Comments