Tundukkan Garuda Jaya, tim voli putra LavAni kokoh di puncak klasemen sementara Proliga 2026

Herling Tumbel
Minggu, 8 Februari 2026
OLAHRAGA Voli 0 493
2 menit membaca

PRIORITAS, 8/2/26 (Malang, Jatim): Tim bola voli putra Jakarta LavAni Livin’ Transmedia semakin kokoh di puncak sementara Proliga 2026. Pada pertandingan hari terakhir, Minggu (8/2/26), di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), LavAni menghempaskan Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-15, 25-23, 25-19).

Mengumpulkan 21 poin, Jakarta LavAni Livin’ Transmedia bertahan di puncak klasemen sementara. Asisten pelatih LavAni Livin’ Transmedia, Erwin Rusni, dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan di GOR Ken Arok, mengatakan timnya melakukan rotasi untuk memastikan semua pemain dalam kondisi siap di laga-laga ke depan.

“Tadi ada rotasi kami coba semua, supaya ketika nanti di final four mereka tidak kaget,” kata Erwin, dilansir dari Antara. Partai LavAni vs Garuda Jaya digelar pada laga kedua Minggu sore dari tiga pertandingan di hari terakhir seri Malang.

Ia menyampaikan, tim pelatih juga selalu mengingatkan kepada semua pemain LavAni agar tetap bermain serius, meski saat ini posisi tersebut berada di urutan pertama klasemen kompetisi.

Dikatakannya, rotasi tersebut bukan hanya sebatas strategi, tetapi merupakan langkah LavAni membuktikan diri memiliki komposisi pemain yang merata, antara lokal dengan asing.

“Kami bersyukur, alhamdulillah diberikan kemenangan,” ucap Erwin.

Puas terhadap performa pemain

Sementara itu, Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, menyampaikan, meski mengalami kekalahan 3-0.  ia tetap merasa puas terhadap performa pemain,

Menurut dia, kualitas permainan yang ditunjukkan oleh seluruh anak asuhnya mengalami perkembangan ke arah lebih baik, ketimbang laga sebelumnya.

“Kalau melihat pertandingan ketika menghadapi Samator, kali ini kami bisa lebih baik. Anak-anak langsung melejit begitu pertandingan dimulai,” ungkap Nur Widayanto.

Dia menambahkan, soal evaluasi masih ada beberapa aspek yang perlu dilakukan perbaikan, seperti ketika block maupun melakukan receive. “Kami belum bisa membuat variasi yang komplet,” tuturnya.

Pevoli Garuda Jaya, Dawuda Alaihimassalam, menambahkan, kekalahan yang dialami timnya dikarenakan perbedaan pengalaman dengan pemain LavAni. “Mungkin karena kami kalah senior dari LavAni,” katanya.

Bagi Garuda Jaya, dengan kekalahan itu, posisinya masih tetap menduduki urutan keempat klasemen dari lima peserta sektor putra Proliga 2026 dengan mengumpulkan lima poin. (P-*/ht)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025