Trump tak suka Inggris akui negara Palestina

Jeffry Wuisan
Jumat, 19 September 2025
1 menit membaca

PRIORITAS, 19/9/25 (London): Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia tidak suka dengan rencana Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer, terkait pengakuan negara Palestina.

Hal tersebut disampaikan Trump setelah pertemuan bilateral dalam kunjungan kenegaraannya ke Inggris.

“Saya memiliki perbedaan pendapat dengan perdana menteri dalam hal itu,” katanya menjawab pertanyaan dalam konferensi pers tentang pengakuan negara Palestina, seperti dikutip Beritaprioritas.com dari CNBC Indonesia, hari Jumat (19/9/25).

Sayangnya Donald Trump  tak menjelaskan apa yang ia tak setujui.

Sebelumnya negara lain seperti Prancis, Kanada, Australia dan Selandia Baru, akan mengakui Palestina di PBB, September ini.

Pemerintah Inggris juga disebut akan mengakui Palestina, setelah Trump meninggalkan negara itu, Jumat. Seorang narasumber membeberkannya kepada The Times.

“Saya telah menjelaskan posisi saya pada akhir Juli mengenai waktunya, yang tidak ada hubungannya dengan kunjungan kenegaraan ini,” kata Starmer.

PM Inggris itu menjelaskan ancamannya ke Israel, yang menegaskan pengakuan ke Palestina jika Tel Aviv tak meredakan situasi bencana di Jalur Gaza.

“Saya telah membahasnya dengan Presiden (Donald Trump), seperti yang Anda duga, di antara dua pemimpin yang saling menghormati satu sama lain dan ingin mewujudkan solusi yang lebih baik dengan cara terbaik yang kami bisa,” tambahnya.(P-Jeffry W)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025