Trump lanjutkan perang, rupiah pun rontok

Jeffrey Rawis
Kamis, 2 April 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 2/4/26 (Washington): Dunia tampaknya masih terus gaduh oleh perang. Ya, sentimen pasar global pun terpengaruh oleh pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut konflik dengan Iran masih akan berlangsung sekitar dua hingga tiga pekan, dan diklaim mendekati tahap akhir. Akibat pernyataan tersebut memicu respons negatif di pasar keuangan, termasuk pasar saham dan minyak, yang mencerminkan meningkatnya ketidakpastian global. Lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pun kembali mengalami tekanan pada Kamis (2/4/26) pagi tadi.

‘Operation Epic Fury’

Beritaprioritas.com menerima lapiran dari Washington, pada pidatonya dari Gedung Putih, Trump menegaskan operasi militer AS bertajuk Operation Epic Fury berjalan sesuai target yang ditetapkan

“Kami akan menyelesaikan misi ini dan kami akan menyelesaikannya dengan sangat cepat,” Trump menandaskan.

Rupiah alami tekanan

Dampaknya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada Kamis (2/4/26) pagi. Pelemahan ini terjadi seiring penguatan indeks dolar serta meningkatnya kewaspadaan pelaku pasar setelah pidato Presiden AS Donald Trump terkait konflik Iran tersebut.

Adapun mengacu data Bloomberg hingga pukul 09.36 WIB tadi di pasar spot, rupiah tercatat melemah 33 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.016 per dolar AS. Pada saat yang sama, Lalu, indeks dolar AS menguat 0,24 persen ke level 99,89 pada saat yang sama.

Srperti dilansir Beritasatu.com, pergerakan ini berbalik arah dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (1/4/26), rupiah ditutup di level Rp16.983 per dolar AS, atau menguat 58 poin.

Perang AS-Iran

Berdasarkan catatan, konflik antara AS dan Iran telah berlangsung sejak akhir Februari 2026, ketika AS bersama Israel melancarkan serangan yang turut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei juga sejumlah petingginya.

Adapun kondisi geopolitik yang memanas ini terus menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah, di tengah dominasi penguatan dolar AS di pasar dunia. (P-*r/Bst/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025