PRIORITAS, 5/10/26 (Batam): Tragedi fatal kembali menimpa dunia industri di Kota Batam, Kepulauan Riau. Pasalnya, seorang pekerja bernama Dofianus Atok tewas mengenaskan dalam insiden kerja di PT Wira Raja Indonesia.
Pria asal Nusa Tenggara Timur tersebut menghembuskan napas terakhir akibat kecelakaan mesin pada Kamis (1/10/2026).
Korban mengalami patah kaki serta pendarahan hebat setelah kakinya tersedot masuk ke dalam rongga mesin konveyor. Nyawa korban tidak dapat tertolong meski sempat mendapatkan perawatan medis intensif di RS Bhayangkara Polda Kepri.Β "Pada saat korban masih melakukan pengelasan, tombol pengoperasian mesin konveyor tiba-tiba diaktifkan," kata Kepala Disnakertrans Kepri, Diky Wijaya, Sabtu (3/10/2026).
Disnakertrans Kepri Dalami Sistem Komunikasi dan Pengamanan Energi Mesin
Selanjutnya, tim pengawas ketenagakerjaan bergerak cepat mengusut pemicu mesin konveyor yang mendadak aktif di tengah perbaikan. Petugas meneliti skema sistem komunikasi antartim hingga prosedur pengamanan energi mesin (lockout/tagout).
Pengawas lapangan serta atasan korban dipanggil guna membeberkan kronologi pengerjaan sebelum insiden maut terjadi.
Pemeriksaan mencakup pemenuhan berkas keselamatan kerja, seperti Standard Operating Procedure (SOP) pengelasan hingga analisis risiko (JSA). Langkah ini krusial guna menguji tingkat kepatuhan perusahaan terhadap standar keselamatan kerja.
Kepolisian Lakukan Pemeriksaan Saksi Guna Usut Dugaan Kelalaian
Sementara itu, jajaran kepolisian juga memeriksa deretan saksi dari internal perusahaan dan pihak keluarga korban. Penyelidikan berfokus untuk membongkar dugaan unsur kelalaian di balik pengaktifan mesin secara tiba-tiba.
Pemerintah menjamin pengawalan penuh atas pemenuhan hak-hak normatif almarhum bagi pihak ahli waris."Pendalaman masih terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran kronol (P-Boly)








