Strategi bola mati Niko Kovac bikin Mainz bertekuk lutut

Khalied Malvino
Sabtu, 14 Februari 2026
BOLA 0 322
2 menit membaca

PRIORITAS, 14/2/26 (Dortmund): Borussia Dortmund melumat FSV Mainz dengan skor telak 4-0 dalam laga lanjutan Liga Jerman 2025/2026 di Stadion Signal Iduna Park, Sabtu (14/2/26) dini hari WIB.

Tim asuhan Niko Kovac tersebut tampil dominan melalui efektivitas situasi bola mati yang menjadi pembeda sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini membawa Die Borussen mengoleksi 51 poin dari 22 laga, sekaligus memangkas jarak menjadi hanya tiga poin dari Bayern Muenchen di puncak klasemen.

Serhou Guirassy menjadi bintang lewat dua gol yang masing-masing dicetak pada menit ke-10 dan ke-42. Dua gol tambahan Dortmund disumbangkan oleh Maximilian Beier di menit ke-15 dan Ramy Bensebaini di menit ke-84.

Julian Ryerson mencuri perhatian dengan membukukan total empat assist dalam satu laga, yang membuat koleksinya musim ini menyentuh angka 11 assist, hanya terpaut dari Michael Olise yang mengemas 16 assist.

Statistik menunjukkan Dortmund sangat superior dalam memanfaatkan peluang bola mati dengan catatan sembilan dari 13 gol terakhir mereka lahir dari skema tersebut.

Hingga pekan ke-22, tidak ada klub Liga Jerman lain yang mampu mencetak lebih dari delapan gol dari titik sepak pojok.

Sementara itu, kekalahan ini memaksa Mainz tertahan di peringkat 14 klasemen dengan raihan 21 poin, sekaligus menghentikan tren positif tiga kemenangan beruntun mereka.

Menanggapi keberhasilan strategi tim yang tampil sangat klinis di depan gawang lawan, Julian Brandt menggarisbawahi peran krusial para eksekutor peluang.

“Baik para pemain target maupun eksekutor tendangan sudut sedang melakukan tugasnya dengan baik saat ini. Gol dari bola mati sering kali membuka permainan bagi kami,” ujar gelandang serang andalan Dortmund tersebut selepas pertandingan sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Kapten tim berpaspor Jerman itu juga memberikan analisis mendalam mengenai soliditas pertahanan serta potensi skuadnya untuk terus berkembang lebih jauh lagi.

“Kami sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Babak kedua memang tidak terlalu spektakuler, tetapi justru lebih solid. Kami sangat menaruh perhatian pada situasi bola mati, dan setelah paruh pertama musim, kami tahu masih ada potensi untuk berkembang di area ini,” tutur Brandt dengan nada optimis lewat keterangan tertulis kepada media. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025