Siap sukseskan gerakan Indonesia ASRI, Batam tegaskan komitmen dukung program sampah nasional

Johanes Christiaan
Rabu, 4 Februari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 4/1/2026 (Batam): Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).


Rakornas 2026 diikuti sekitar 4.487 peserta yang terdiri dari pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati/wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia. Tahun ini, Kemendagri mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.”

Rakornas menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyukseskan program prioritas nasional.

Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyoroti persoalan sampah yang dinilai semakin krusial dan berpotensi mengancam keberlanjutan lingkungan. Presiden mengungkapkan bahwa sebagian besar tempat pembuangan akhir (TPA) di berbagai daerah diprediksi akan mencapai kelebihan kapasitas pada 2028, bahkan berpotensi lebih cepat.


Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah pusat menyiapkan pembangunan 34 proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) yang tersebar di 34 wilayah Indonesia.

Proyek strategis ini ditargetkan segera dimulai melalui peletakan batu pertama dan direncanakan beroperasi dalam dua tahun ke depan. “Ini investasi besar, totalnya hampir USD3,5 miliar untuk 34 titik. Ini harus segera berjalan,” tegas Prabowo dalam sambutannya.

Gerakan Indonesia ASRI di Batam

Menanggapi arahan Presiden, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan kesiapan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mendukung dan menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI.

“Batam siap bergerak bersama pemerintah pusat. Kami akan memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan peran masyarakat, serta mendorong pengelolaan sampah yang lebih terpadu dan berkelanjutan,” ujar Amsakar.

Ia menambahkan, penanganan sampah telah menjadi salah satu fokus utama sejak awal kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

“Terkait penanganan sampah, ini merupakan satu dari 15 program prioritas yang harus kami tuntaskan. Artinya, program yang kami jalankan di Batam sudah sejalan dengan arahan Presiden Prabowo,” jelasnya.

Selain persoalan sampah, Amsakar mengungkapkan bahwa Pemko Batam juga telah melakukan berbagai penataan, termasuk penertiban sejumlah baliho dan pembentukan 64 Koperasi Desa/Kelurahan Murah Putih sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat. (P-Jeff K)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan