PRIORITAS, 14/8/26 (Jakarta): Beragam pilihan orang memilih menu sarapan. Dengan telur orak-arik (scrambled egg) dan roti dengan selai kacang sama-sama bisa menjadi pilihan yang praktis. Hanya saja, kandungan gizinya memberi pengaruh yang berbeda terhadap rasa kenyang dan kadar gula darah.
Sebagaimana laman Eating Well pada Rabu (12/8/26), ahli gizi Sara Wisehart, M.S., RD, LD, CDCES, mengatakan telur orak-arik merupakan sumber protein dan secara alami rendah karbohidrat.
Dikatakannya, dua butir telur orak-arik mengandung sekitar 182 kalori, 12 gram protein, 13 gram lemak, dan kurang dari 2 gram karbohidrat. Karena sebagian besar kalorinya berasal dari protein dan lemak, telur hanya memberi pengaruh kecil terhadap kenaikan gula darah setelah makan.
“Bahkan protein membantu membuat kenyang dan juga mendukung kestabilan gula darah,” ungkapnya.
Menurutnya, kandungan protein dalam telur juga dapat membantu memperlambat respons gula darah saat dikonsumsi bersama sumber karbohidrat, seperti roti, buah, atau kentang.
Hanya saja Wisehart mengatakan telur belum cukup untuk menjadi sarapan yang seimbang. Tubuh tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi, terutama dari makanan yang juga mengandung serat.
Disis yang lain, satu lembar roti gandum utuh dengan satu sendok makan selai kacang mengandung sekitar 174 kalori, 6,5 gram protein, 18 gram karbohidrat, 2 gram serat, dan 9 gram lemak.
Jenis roti gandum utuh menyediakan karbohidrat kompleks dan serat, sedangkan selai kacang menyumbang lemak tak jenuh dan protein yang dapat membantu memberikan rasa kenyang.
Menurut Ahli gizi Whitney Stuart, M.S., RDN, CDCES, lemak dan protein dalam selai kacang dapat memperlambat pengosongan lambung dan menahan respons gula darah dari karbohidrat dalam roti.
Tetapi jenis roti dan selai kacang yang digunakan turut menentukan pengaruhnya terhadap gula darah. Roti putih dengan selai kacang yang mengandung gula tambahan dapat memicu kenaikan gula darah lebih cepat dibandingkan roti gandum utuh dengan selai kacang tanpa pemanis.
Karena itu Stuart menilai telur orak-arik dan roti selai kacang sebenarnya tidak perlu dipilih salah satu. Keduanya dapat dikombinasikan untuk menghasilkan sarapan yang lebih seimbang.
“Saya suka ide sarapan telur orak-arik dengan roti gandum utuh yang diberi selai kacang,” ungkapnya.(P*-/am)