Rute baru Batik Air Kualalumpur-Pontianak, buka peluang sektor pariwisata dan perdagangan lintas negara

Herling Tumbel
Selasa, 6 Januari 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 6/1/26 (Pontianak): Penerbangan perdana rute baru maskapai Batik Air, Kualalumpur-Pontianak, sudah mendarat di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Senin petang (5/1/26) pukul 18.05 WIB.

Hal itu diungkapkan Branch Communication and CSR Department Head Bandara Internasional Supadio Pontianak, M. Joko Wahyudi, di Kubu Raya, Kalbar, Selasa (6/1/26).

Ia menerangkan, rute baru tersebut menjadi bagian dari penambahan layanan penerbangan internasional Batik Air. Dengan adanya rute Kualumpur-Pontianak-Kualalumpur, diharapkan membuka peluang lebih luas bagi pengembangan sektor pariwisata. Selain itu juga sektor perdagangan, serta mendukung mobilitas masyarakat lintas negara.

Kehadiran rute internasional Batik Air tersebut, ujarnya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas udara antara Kalimantan Barat dan Malaysia.

Diketahui, penerbangan perdana Batik Air disambut langsung oleh jajaran manajemen Bandara Internasional Supadio bersama perwakilan pemangku kepentingan terkait sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan maskapai dalam mengembangkan jaringan penerbangan internasional di Pontianak.

Pada Selasa (6/1/26) pukul 07.30 pagi tadi, keberangkatan perdana dari Pontianak menuju Kuala Lumpur, sudah dilakukan. Penambahan layanan ini diharapkan memberikan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan bagi penumpang internasional, baik untuk keperluan wisata, bisnis, maupun perjalanan lainnya.

“Bandara Internasional Supadio berkomitmen terus mendukung pengembangan rute penerbangan internasional melalui peningkatan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa bandara,” kata Joko, dilansir dari Antara.

Penerbangan Batik Air Kalalumpur-Pontianak saat ini dijadwalkan tiga kali seminggu. Kuala Lumpur (KUL) – Pontianak (PNK) setiap Senin, Rabu, dan Sabtu. PNK-KUL setiap Selasa, Kamis, dan Minggu.

Didukung aplikasi BookCabin

Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pembukaan rute tersebut membuat akses perjalanan internasional bagi masyarakat Kalimantan Barat semakin terbuka dan strategis.

“Batik Air terus memperluas jaringan penerbangan internasional yang terhubung melalui Kuala Lumpur sebagai hub penting, sehingga menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih mudah dan bernilai tambah bagi masyarakat,” kata Danang.

Ditambahkannya, kemudahan perencanaan perjalanan juga didukung melalui aplikasi BookCabin yang memungkinkan pelanggan mengatur kebutuhan perjalanan, mulai dari pemesanan tiket pesawat dan hotel hingga layanan check-in online dalam satu aplikasi.

Lebih lanjut Danang menguraikan, melalui penguatan konektivitas dari Bandara Internasional Supadio Pontianak (PNK), masyarakat Kalimantan Barat kini memiliki akses lebih luas menuju berbagai destinasi internasional utama, seperti Kuala Lumpur, Penang, Guangzhou, Xiamen, Jepang, dan Jeddah sebagai pintu masuk ibadah umrah.

“Perjalanan yang sebelumnya memerlukan rute lebih panjang kini dapat ditempuh dengan waktu transit yang lebih singkat dan terencana,” ujarnya.

Danang menjelaskan Kuala Lumpur berperan sebagai pusat penghubung utama dalam jaringan Batik Air dan Lion Group. Setibanya di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), penumpang dapat melanjutkan penerbangan ke berbagai destinasi di Malaysia, Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, hingga Australia.

Kemudahan ibadah umrah

Dengan adanya rute baru itu, kata Danang, memudahkan umat Islam untuk melakukan ibadah umrah. “Salah satu nilai tambah dari jaringan ini adalah kemudahan perjalanan ibadah umrah. Melalui koneksi penerbangan Batik Air dari Kuala Lumpur menuju Jeddah, calon jamaah dari Kalimantan Barat dapat menikmati alternatif rute yang lebih efisien dengan layanan penuh dan waktu transit yang nyaman,” ujarnya.

Perluasan rute internasional tersebut diharapkan memberikan dampak positif yang luas, mulai dari peningkatan kemudahan perjalanan masyarakat, pertumbuhan sektor pariwisata, dukungan terhadap aktivitas bisnis lintas negara, hingga mendorong perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM dan peluang investasi.

“Batik Air bersama Lion Group berkomitmen menyediakan jaringan penerbangan yang saling terhubung untuk mendukung pemerataan akses transportasi udara serta memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai wilayah yang semakin terkoneksi dengan dunia,” kata Danang Mandala Prihantoro. (P-*/ht)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025