Rizky Ridho: Laga lawan Vietnam, Timnas Indonesia tidak akan terpancing aksi provokasi

Herling Tumbel
Minggu, 2 Agustus 2026
BOLA OLAHRAGA 0 272
3 menit membaca

PRIORITAS, 2/8/26 (Jakarta): Skuad Indonesia tidak akan terpancing oleh aksi-aksi provokasi Vietnam pada laga lanjutan Grup A Piala AFF 2026 Senin (3/8/26) malam.


Hal itu diungkapkan kapten tim nasional (Timnas) sepak bola Indonesia, Rizky Ridho, dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (2/8/26).

Ridho yang berbicara dalam konferensi pers bersama pelatih John Herdman menegaskan, skuad Garuda tetap fokus pada taktik dari pelatih untuk mengatasi lawan.

“Kami harus fokus terhadap pertandingan saja, pada tim kami sendiri dan bermain dengan rencana yang diberikan pelatih,” kata Rizky Ridho.


Pertandingan Indonesia melawan Vietnam akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (3/8), mulai pukul 20.30 WIB.

Aksi provokai pemain Vietman

Rizky Ridho, yang sudah menjalani sejumlah laga melawan Vietnam baik di Piala AFF maupun Kualifikasi Piala Dunia, mengakui bahwa dalam pertandingan melawan Vietnam kerap diwarnai aksi-aksi provokasi dari lawan.

Karena itu, pemain Persija Jakarta itu meminta rekan-rekannya untuk tetap berkonsentrasi pada strategi permainan tim sendiri ketimbang menanggapi potensi provokasi.

Kendati demikian, Ridho meyakini “pancingan-pancingan” dalam pertandingan juga akan berkurang karena jalannya laga dikawal dengan teknologi asisten wasit video (VAR).

Ia melanjutkan, kedua tim akan bermain jauh lebih berhati-hati dalam menjaga sportivitas dan menekan tindakan nonteknis yang dapat merugikan. “Jadi, pasti mereka akan hati-hati, sama seperti kami,” kata Ridho.

Rizky juga mengaku sudah berbagi pengalaman dengan rekan-rekan setimnya mengenai atmosfer pertandingan melawan Vietnam yang selalu berlangsung dengan intensitas tinggi.

Walaupun rivalitas dengan Vietnam sangat kental, kata Rizky, kedisiplinan dalam menjalankan taktik pelatih menjadi harga mati untuk merebut kemenangan dan melaju ke babak semifinal.

Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, yang duduk di samping Ridho,  turut mengamini pendekatan yang diambil oleh sang kapten.

Juru taktik asal Inggris itu menjelaskan bahwa kelompok kepemimpinan di dalam skuad telah melakukan evaluasi mendalam untuk mengantisipasi jika tensi di lapangan mulai memanas selama jalannya laga krusial tersebut.

“Bagi kami, ini adalah tentang kembali ke diri kami sendiri. Selalu kembali ke identitas permainan kami, tetap fokus pada tugas yang ada,” kata Herdman.

Peluang ambil kendali

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam Piala AFFF 2026 ini, Skuad Garuda beradai di peringkat 2 Grup A dengan 6 poin, hasil dari dua kali menang dalam dua laga, mengemas 8 gol dan 1 gol kemasukan.

Peringkat pertama Grup A dipegang Singapura dengan 7 poin, tapi dengan tiga kali pertandingan, dengan kemenangan 2 kali dan seri 1 kali, gol memasukkan 4 dan gol kemasukan 1. Vietnam berada di peringkat ketiga dengan 4 poin, hasil dari dua pertandingan dengan satu kali menang dan satu kali seri, gol memasukkan 7, kemasukan 0.

Kemenangan oleh kedua tim – siapapun yang menang – akan  mengamankan posisi maju ke semifinal dengan potensi sebagai juara atau runner up Grup A.

Jika Indonesia menang, tim ini akan memiliki 9 poin dan mengambil alih pimpinan klasemen sementara dari Singapura. Peluang yang sama juga dimiliki Vietnam, jika menang akan mengemas 7 poin dan dipastikan menjadi juara grup karena unggul selisih gol dari Singapura.

Jika seri, Indonesia akan menjadi juara grup menggeser Singapura karena unggul selisih gol, sedangkan Vietnam akan tetap berada di peringkat ketiga. (P-Ant/ht)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan