
Gedung Bapenda DKI Jakarta yang terbakar. (Courtesy: Antara)PRIORITAS, 11/8/26 (Jakarta): Polda Metro Jaya mengambil alih penyelidikan kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Polsek Metro Gambir menyerahkan perkara itu kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Senin (10/8/26).

Tim gabungan langsung melanjutkan pemeriksaan lokasi. Personel Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam gedung pada Selasa (11/8/26) siang.
Pemeriksaan berfokus pada pencarian titik awal api serta petunjuk penyebab kebakaran. Api sebelumnya melanda lantai 11 hingga lantai 16 gedung Bapenda DKI.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan posisi terbaru penanganan perkara tersebut.

“Jadi, saat ini prosesnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya, sudah dilimpahkan dari Polsek Metro Gambir kepada Ditreskrimum Polda Metro,” kata Erlyn, dikutip Antara, Selasa (11/8/26).
Petugas masih bekerja di dalam gedung saat Erlyn memberikan keterangan. Tim Polsek Metro Gambir bersama Puslabfor juga terus mengumpulkan petunjuk dari area terdampak.
“Masih, di dalam sampai siang ini masih proses. Dari Polsek Metro Gambir dan Labfor masih di dalam penyelidikan,” ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir AKP Arfan Rawung turut mengonfirmasi perpindahan penanganan kasus tersebut. Polda Metro Jaya kini memegang proses penyelidikan.
“Iya sudah dilimpahkan ke Polda Metro kemarin, saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya,” tutur Arfan.
Polda Metro Jaya nantinya menyampaikan hasil pemeriksaan serta temuan tim di lokasi. Arfan mengatakan penyidik masih menunggu seluruh proses olah TKP selesai.
“Nanti hasilnya (olah TKP) dan semua informasi akan langsung disampaikan Polda Metro Jaya,” ungkapnya.
Sebelum pelimpahan perkara, polisi bersama Puslabfor mengambil sampel abu dan arang dari tiga titik gedung. Petugas membawa material tersebut untuk pemeriksaan laboratorium.
Tim memeriksa lantai 11 sebagai ruang arsip, lalu lantai 12 dan lantai 16. Analisis sampel akan membantu penyidik menelusuri sumber api serta faktor pemicu kebakaran.
Kebakaran terjadi pada Jumat (7/8=26) malam di Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir. Api merusak area gedung mulai lantai 11 sampai lantai 16.
Penyidik juga masih menelusuri pekerjaan renovasi di lantai 11 hingga lantai 14. Polisi belum memastikan hubungan aktivitas renovasi tersebut dengan kebakaran. (P-Khalied M)

